Beranda

MOBIL VAN MENABRAK PESAWAT JET GLOBAL 5000 DI BANDARA DORTMUND.

Tinggalkan komentar

Pesawat kenegaraan yang biasa digunakan Kanselir Jerman Angle Merkel terpaksa dikandangkan karena ditabrak sebuah kendaraan. Sebagaimana diberitakan kantor berita Associated Press ( AP ), Selasa ( 14/5/2019), kecelakaan terjadi di Bandara Dortmund. Seorang karyawan bandara yang begitu antusias mengambil gambar saat melihat pesawat itu dengan segera keluar dari van yang dikendarainya.

Namun, ia lupa memasang rem tangan, dan tanpa disadarinya kendaraan itu meluncur perlahan ke arah hidung jet Global 5000 dan menabraknya. Spiegel Online mengunggah gambar tabrakan itu. Dalam akun Twitter-nya, Angkatan Udara Jerman mengatakan, Merkel, Senin lalu, terpaksa kembali ke Berlin dengan menggunakan helikopter.

Lagi

JOACHIM B OLSEN MENGGUNAKAN LAMAN DEWASA SEBAGAI AJANG KAMPANYE.

Tinggalkan komentar

Di era digital sekarang, sudah menjadi hal lumrah, apabila kontestan dalam pemilihan umum mengampanyekan janji-janjinya memanfaatkan jaringan internet dan media sosial untuk menggaet pemilih. Hal itu juga dilakukan mayoritas kontestan dalam pemilihan umum di Denmark. Akan tetapi, salah satu peserta pemilihan umum di Kopenhagen dinilai telah bertindak terlalu jauh dengan iklan kampanyenya di internet.

Lagi

SUNGGUH SEDIH MANI BHUSHAN SHARMA GAGAL LAGI MENJADI CALEG.

Tinggalkan komentar

Ini cerita unik, sekaligus menggelikan, di balik ingar-bingar pemilu di India yang digelar dalam tujuh tahap selama sebulan lebih, 11 April – 19 Mei. Mani Bhusan Sharma, bakal calon anggota legislatif, pada 1 Mei lalu dijerat polisi dengan dakwaan berbuat kejam kepada binatang. Gara-garanya, ia naik keledai – meski hanya berjarak pendek – untuk menyerahkan formulir pencalonannya ke kantor komisi pemilu di kota Jehanabad, Negara Bagian Bihar, India bagian timur.

” Kami ajukan kasus ini kepada politisi itu berdasarkan ( aturan ) pencegahan kejahatan terhadap binatang, ” kata Shree Maneesh, Kepala Kepolisian Jehanabad. Maneesh tidak memerinci detail dakwaan itu. Di India, mengendarai keledai adalah hal biasa.

Lagi

TOKO DARING PENYEDIA TAHU BUSUK KESULITAN MENCARI KARYAWAN.

Tinggalkan komentar

Sebuah toko daring penyedia tahu busuk – hidangan lokal yang sangat digemari di Provinsi Anhui, China – mengeluh kesulitan merekrut pekerja baru meski menawarkan gaji Rp 20 juga lebih per bulan. Sebagaimana namanya, camilan yang biasa disajikan saat perayaan tahun baru itu memang berbau menyengat. Mengutip seorang pekerja pembuat tahu busuk, Xiaoxiang Morning Post, mewartakan, setelah seharian di pabrik tahu, Anda bisa mencium bau asam pada kuku Anda.

Lagi

MOBIL PORCHE WARNA EMAS DITAHAN POLISI HAMBURG KARENA MENYILAUKAN MATA PENGEMUDI LAIN.

Tinggalkan komentar

Aparat kepolisian di Jerman terpaksa memberhentikan  sebuah mobil Porche berwarna emas yang sedang melaju karena warna mobil itu terlalu mengilap. Harian Hamburger Morgenpost melaporkan, pengemudi Porche berusia 31 tahun itu diberhentikan di utara kota Hamburg, Jumat ( 5/4/2019 ). Ia diberi tahu bahwa mobil Porche Panamera miliknya yang menggunakan pelapis warna emas reflektif berpotensi menyilaukan dan membahayakan pengemudi lain di jalan.

Ia diperintahkan mencopot pelapis warna itu dan mendaftarkan ulang mobilnya. Namun, sang pengemudi tetap melanjutkan perjalanannya. Rabu ( 10/4 ), pengemudi tersebut dihentikan lagi oleh polisi.

Lagi

DIJUAL UDARA HEISEI SEHARGA 1.080 YEN.

Tinggalkan komentar

Tinggal beberapa hari lagi, Jepang memasuki era baru seiring pergantian kaisar. Sebuah perusahaan kewirausahaan menjual kaleng berisi “udara era yang akan segera berlalu”. Kaleng-kaleng itu berisi “udara Hesei” – era 30 tahun kekaisaran Akihito.

Pada Senin ( 22/4/2019 ), sekaleng “udara Heisei” dipatok seharga 1.080 yen (  9,60 dollar AS atau sekitar Rp 135.000 ). Kaleng-kaleng itu dibuat di Desa Henari, Jepang tengah, bertuliskan karakter “Hesei”. Selain berisi “udara Heisei”, kaleng itu juga berisi 3 koin 5 yen, simbol kemujuran.

Lagi

MITOS TENTANG YETI MUNCUL LAGI DI MEDIA SOSIAL.

Tinggalkan komentar

Kisah, lebih tepatnya mitos, tentang yeti, makhluk mirip kera, lebih tinggi dari manusia, serta hidup di Himalaya, Siberia, dan sebagian wilayah Asia Tengah – kembali menarik perhatian publik. Perhatian itu dipicu foto ” Jejak Kaki Yeti ” di media sosial yang diunggah Angkatan Darat India, Senin ( 29/4/2019 ). Para pengguna medsos umumnya meragukan hal itu, bahkan meminta militer India lebih berhati-hati membuat pernyataan.

Lagi

Older Entries