Beranda

KONSUMSI KENTANG TINGKATKAN RISIKO HIPERTENSI.

Tinggalkan komentar

Kentang meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Mereka yang makan lebih dari 4-5 porsi kentang per minggu, 11 kali lebih mungkin terkena hipertensi dibandingkan yang mengonsumsi kurang satu porsi sebulan. Penggantian satu porsi kentang panggang, rebus, ataupun tumbuk dengan satu porsi sayur tanpa ada tepung menekan 7 persen risiko hipertensi. Namun, riset yang dipimpin Lea Borgi, ahli penyakit dalam di Rumah Sakit Brigham and Women’s Boston, Amerika Serikat dan dipublikasikan di British Medical Journal, Selasa ( 17/5 ), belum menemukan hubungan kentang dan tekanan darah.

Lagi

Iklan

HENRY MEMANCING DAPAT IKAN LELE ALBINO.

Tinggalkan komentar

Ikan lele yang kita tahu umumnya berwarna hitam. Ukurannya pun tidak berbeda jauh dengan ikan-ikan pada umumnya. Namun, ikan lele yang ditangkap seorang pria di Winnepeg, Manitoba, Kanada, bentuknya berbeda dari ikan lele pada umumnya. Donovan Pearase, pemilik usaha Blanckwater Cats Outfitter, mengunggah foto seorang pemancing bernama Henry yang berpose sedang memamerkan ikan lele tangkapannya.

Bukan sembarang lele, karena lele yang berhasil Henry tangkap itu berukuran raksasa alias sangat besar dengan panjang hampir 40 inci atau sekitar 1 meter. Laman upi.com memberitakan, tak hanya panjang tubuh yang tidak umum, warna kulit ikan lele pun tidak seperti lele biasanya yang berwarna hitam. Lele tangkapan Henry itu berkulit albino, putih kemerahan.

Lagi

ORANGUTAN JADI HANTU.

Tinggalkan komentar

Ada hantu di kebun binatang ? Sekelompok pengunjung Kebun Binatang Twyeross di Leicestershire, Inggris, disuguhi atraksi yang tidak biasa. Di saat mereka tiba di depan kandang orangutan, si orangutan sedang bermain-main tali karet yang dibentangkan di dalam kandangnya.

Lagi

AKHIRNYA DALJINDER KAUR DI USIA 72 MELAHIRKAN BAYI.

Tinggalkan komentar

Bagi pasangan suami – istri yang hingga saat ini belum dikaruniai buah hati, janganlah penah berkecil hati. Selain doa, percayalah, mukjizat pun bisa hadir melalui teknologi modern. Di usianya yang telah melewati angka 70, Daljinder Kaur mendapat anugerah itu.

Pada 19 April lalu, ia melahirkan putra pertamanya di Pusat Fertilitas Nasional Haryana tempat ia mendapat perawatan kesuburan. Bayi yang dilahirkan Kaur berasal dari benih suaminya, Mohinder Singh Gill ( 79 ). Kaur bersyukur atas kehadiran itu.

Lagi

KONTES KECANTIKAN SAPI DAN KERBAU.

Tinggalkan komentar

Bukan hanya manusia yang bisa mengikuti kontes kecantikan. Di kota Rohtak, Negara Bagian Haryana, India, sapi selalu dibuatkan kontes kecantikan. Seperti hanya model-model cantik yang lenggang-lenggok di atas panggung, ratusan sapi dan kerbau juga ditarik dan didorong naik dan jalan di atas panggung. Kantor berita AP, Sabtu ( 7/5 ), melaporkan, kontes ini diselenggarakan untuk mempromosikan ternak sapi domestik sekaligus kampanye kesehatan binatang dan ternak.

Setelah ditarik naik panggung oleh para peternak, sapi-sapi yang sudah didandani cantik kemudian dinilai juri. Sapi-sapi itu lalu menunjukkan kepribadian dengan berjalan pelan-pelan yang tampak seperti cara berjalan anggun.Tetapi, ada juga sapi yang susah ditarik pemiliknya dan bahkan tidak mau bergerak.

Lagi

LAPISAN TEBAL DINDING MENDADAK TERKELUPAS.

Tinggalkan komentar

Sebuah bangunan berlantai 17 di kota Shenyang, Tiongkok tampak megah berdiri. Namun, siapa menduga tiba-tiba lapisan dinding gedung megah tersebut terkelupas dan rontok. Semen lapisan bagian luar dinding bangunan itu tiba-tiba terkelupas. Awalnya yang terkelupas adalah lapisan dinding di lantai 15 bangunan itu.

Lagi

TERAPI GENETIKA UNTUK CHOROIDEREMIA.

Tinggalkan komentar

Melalui studi terhadap pasien di Inggris serta 18 pasien di Amerika, Kanada, dan Jerman selama 4 tahun 6 bulan, sejumlah ilmuwan di Universitas Oxford, Inggris, mencari cara menyembuhkan penyakit choroideremia, yakni penurunan secara gradual kualitas retina dan sel-sel di belakang mata. Studi awal yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine itu menunjukkan bahwa kelainan tersebut bisa diatasi dengan terapi genetika. Konsepnya, salinen gen yang dimasukkan ke belakang mata akan mengoreksi gen yang cacat.

Lagi

Older Entries