Warga dunia kini dilanda demam mencari Pokemon dalam aplikasi permainan populer Pokemon Go. Dalam aplikasi augmented reality ini, pemain diminta untuk mencari dan menangkap Pokemon di telepon pintar dengan lokasi permainan di dunia nyata. Dunia nyata di sekitar pemain ditangkap kamera telepon pintar dan menjadi lokasi permainan mencari Pokemon di layar telepon.

Sheriff merentangkan kedua tangannya melarang pemain Pokemon masuk ke wilayahnya. Ilustrasi Handining.

Sheriff merentangkan kedua tangannya melarang pemain Pokemon masuk ke wilayahnya. Ilustrasi Handining.

Namun, pencarian Pokemon ini menimbulkan masalah baru. Kantor Sheriff Goochland di Virginia, Amerika Serikat, lewat akun Facebook mereka sampai menyampaikan peringatan, memainkan aplikasi ini tidak bisa dijadikan alasan pemain untuk masuk wilayah orang tanpa izin. Sheriff Goochland mencatat, terjadi peningkatan jumlah pelanggaran menerobos properti terlarang atau aktivitas mencurigakan lain di wilayahnya pada akhir pekan setelah aplikasi ini diluncurkan di Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Australia, 5 Juli lalu.

Deputi Sheriff Goochland mengatakan, petugas menemukan beberapa pemain berada di kantor, gereja, dan properti pemerintah menjelang tengah malam saat komplek tersebut telah tutup. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran dan menempatkan warga dan penegak hukum pada posisi sulit.

AP /WAS.

Iklan