Beranda

JAHE MERAH MENGUSIR ANGIN.

Tinggalkan komentar

Sehat memang tidak harus mahal jika orang tahu cara dan menyiasatinya. Sudah sering diedukasi, bahwa pola hidup sehat adalah cara sederhana dan ampuh lagi murah demi mendapatkan kesehatan yang prima. Salah satunya mengatur pola makan sehat.

Selain mengatur pola makan sehat yang tidak boleh dilupakan adalah pemilihan bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari agar sedapat mungkin alami bebas dari zat pengawet yang mengandung unsur kimia. Alami artinya tanpa bahan tambahan pada makanan. Tujuannya untuk mengurangi risiko penumpukan berbagai penyakit yang dibawa oleh unsur bahan-bahan sintetis tersebut.

Lagi

MAKANAN KHAS WONOSOBO DAN PURWACENG GUNUNG DIENG.

14 Komentar

Wonosobo begitu asri bila menyandingkan nama kota  ini dengan pesona Dataran Tinggi Dieng. Di kota kecil nan sejuk hawanya ini, Anda dapat merasakan kesegaran hawa kota yang belum tersentuh oleh polusi asap kendaraan bermotor secara berlebihan. Menikmati kota Wonosobo di malam hari sungguh merupakan kenangan tersendiri bila juga mencoba wisata kuliner yang menjadi ciri khas kota ini. Sebut saja mie ongklok, sate sapi, tempe kemul dan lekok atau geblek. Makanan khas ini dijajakan di restoran dan di warung angkringan pinggir jalan.

Berjalan arah selatan dari alun-alun Wonosobo Anda akan bertemu dengan Taman kota dengan 4 arah penunjuk jalan. Ke timur menuju Kretek, selatan menuju Kebumen dan ke barat menuju Banjarnegara. Sedangkan arah utara  menuju dataran tinggi Dieng. Di sekitar taman kota ini banyak restauran yang menjajakan makanan khas kota ini dan tentunya harganya terjangkau oleh kocek Anda.

Lagi

WARUNG ANGKRINGAN MAS SOETRIMO.

Tinggalkan komentar

Kamis sore minggu lalu saat berkendara menuju kantor di bilangan kawasan Senayan, sehat dengan inti intinya reiki menyempatkan diri mampir ke Warung Angkringan di Jalan Kebayoran Lama, tepatnya sebelah selatan perempatan Jalan Panjang dengan Jalan Kebayoran Lama. Untuk apa di sore menjelang magrib blusukan ke tempat ini? Ya….untuk menikmati sensasi warung angkringan yang terbilang langka ada di Ibukota Jakarta ini.

Boleh jadi warung angkringan yang terlihat langka di Jakarta ini ada benarnya. Lalu dagangan apa yang dijual di warung angkringan ini? ” Sego kucing beserta lauk pauk ikan teri, bandeng dengan secuil sambal terasi ada di dalam bungkusan kecil itu,” kata Mas Sutrimo pemilik warung angkringan sambil mempersilahkan sehat dengan inti intinya reiki duduk di bangku panjang di bawah temaramnya lampu 25 watt yang mulai menerangi dagangan di bawah atap terpal sebagai pelindung dari air hujan yang masih saja turun  sore itu.

Lagi

FASILITAS HOT SPOT GRATIS CAFE ANGKRINGAN.

2 Komentar


Cafe dalam pengertian sehat dengan reiki adalah kedai kopi, di mana pengunjung dapat bersantai sambil minum kopi, teh atau wedang jahe sambil membaca koran atau majalah baik di pagi hari sebelum berangkat kerja atau sore hari selepas bekerja. Demikian pula di kampung saya di Laweyan Solo, sejak dulu sudah ada cafe tradisional yang menempati emperan rumah orang dan berjualan sejak jam 5 sore hingga jam 3 pagi. Cafe tradisional inilah yang sampai sekarang tetap bertahan melawan cafe modern yang sekarang banyak tumbuh berjejalan di kota Solo.

Cafe tradisonal yang menjadi ciri khas budaya wong Solo yang seneng lek-lekan di malam hari, memang sudah ada sejak dulu. Jika dalam perkembangannya, pengunjung yang dulu datang adalah kaum marginal yang mengais rejeki di Solo seperti tukang becak, tukang gali saluran, tukang batu, buruh batik bahkan juragan batik dengan sebutan Ndoro kakung , saat ini beragam profesi mulai dari tukang becak hingga kalangan terpelajar di Solo tetap setia datang bertamu dan ngobrol ngalor ngidul sampai larut malam. Mereka begitu asyik menikmati suasana malam kota Solo sambil leyeh-leyeh slonjor di atas tikar di emperan toko atau nangkring di atas lincak.

Lagi

KAFE SYBER KAFE ANGKRINGAN.

1 Komentar


Pulang mudik ke Solo tidak sah bila tidak menyempatkan diri mampir ke Cafe. Cafe dalam pengertian sehat dengan kundalini reiki adalah kedai kopi, di mana saya dapat bersantai sambil minum kopi, teh atau wedang jahe sambil membaca koran atau majalah baik di pagi hari sebelum berangkat kerja atau sore hari selepas bekerja. Demikian pula di kampung saya di Laweyan Solo sejak dulu sudah ada cafe tradisional yang menempati emperan rumah orang dan berjualan sejak jam 5 sore hingga jam 3 pagi.

Begitu populernya warung angkringan mau tidak mau cafe tradisional ini menjadi tempat sosial bagi sekelompok orang untuk bersantai sambil menonton siaran televisi atau mendengarkan siaran radio yang menyiarkan klenengan ( gending-gending Jawa ), keroncong bahkan sekarang ini lagu-lagu pop termasuk musik ndangdut. Cafe tradisional ini oleh wong Solo atau Jogja dikenal dengan istilah warung angkringan.

Lagi