Beranda

HIU PAUS TERBEBAS DARI LILITAN TALI PANCING.

Tinggalkan komentar

Layak diacungi jempol. Ketika berwisata selam di perairan Hawaii, rekreasi itu berubah menjadi misi penyelamatan. Saat itu, Joby Rocher dan Kapua Kawelo, dua penyelam, bersama putra dan rekan mereka, Jon Sprague, sedang berenang di perairan Lanai.

Sesaat kemudian, di kedalaman 30 kaki, seekor hiu paus melintas perlahan. Hiu paus itu terlilit tali pancing dan jaring. Tali pancing itu melilit layaknya kalung melingkari leher.

Lagi

MENAHAN BERSIN BISA MEROBEK TENGGOROKAN.

Tinggalkan komentar

Menahan bersin dengan memencet hidung dan menutup mulut bisa memicu kerusakan tubuh, seperti tenggorokan robek, merusak telinga, dan aneurisma ( pelebarn pembuluh darah ) di otak. Laporan kasus di British Medical Journal menyebut pria berusia 34 tahun di rawat di Rumah Sakit Royal Leicester, Inggris, mengalami pecah tenggorokan karena menahan bersin. Udara dari tubuh yang tertahan meningkatkan tekanan dan merobek jaringan lunak tubuh.

Lagi

KADAR OKSIGEN PENENTU PEMULIHAN DARI JET LAG.

Tinggalkan komentar

Penurunan sedikit kadar oksigen di udara bisa jadi semacam tombol penyetelan ulang jam biologis tubuh, satunya agar pulih dari penat terbang atau jet lag. Setidaknya, itu studi terhadap tikus seperti dipublikasikan di jurnal Cell Metabolism, Kamis ( 20/10 ). Para peneliti, dipimpin Xiangyang, peneliti senior Weizmann Institute of Science di Rehovot, Israel, ingin memahami mekanisme ritme jam biologis.

Lagi

BEBAS ALERGI SETELAH TERPAPAR ALERGEN.

Tinggalkan komentar

Studi terbaru tentang alergi, yang dimuat Jumat ( 6/6 ) dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology menyatakan, anak yang terpapar banyak alergen dan bakteri pada tahun pertama kehidupan cenderung tak punya risiko alergi, mengi, dan asma saat tumbuh besar. Christine Cole Johnson, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Henry Ford Hospital dan Sistem Kesehatan, Detroit, AS, menduga paparan beragam alergen membuat sistem kekebalan tubuh terbentuk sejak bayi.

Lagi

GAYA HIDUP SEHAT AWAL TAHUN 2014. ( 4 )

Tinggalkan komentar

RADIKAL BEBAS DAN ANTIOKSIDAN.

Makanan yang kita santap sehari-hari sebagai sumber antioksidan alami sejatinya sudah disediakan oleh alam. Kemurahan alam yang memberikan berkatnya berupa bahan makanan kepada manusia, agar dia mampu menghadapi musuh utama yang merusak kesehatan, yaitu bahaya radikal bebas. Karena kita hidup di zaman modern yang besinggungan dengan kondisi udara  kotor akibat polusi, maka radikal bebas bisa menyerang setiap saat.

Pada dasarnya, radikal bebas bukan sebuah sumber penyakit, namun merupakan sebuah kondisi di dalam tubuh manusia dimana molekul di dalam tubuh kehilangan satu buah molekul. Akibatnya molekul tadi kehilangan keseimbangan dan akan terpecah dengan elektron tidak berpasangan alias jomblo. Keadaan ini membahayakan karena molekul jomblo tadi lalu disebut radikal bebas dan mudah bereaksi dengan molekul lain.

Lagi

LEMBAH ANTARTIKA, TEMPAT TERDINGIN DI BUMI.

6 Komentar

Tempat terdingin di Bumi ada di Benua Antartika, tepatnya di lembah antara Kubah Argus dan Kubah Fuji, dua puncak gunung di Dataran Tinggi Antartika Timur. Suhunya minus 93,2 derajat celcius pada 10 Agustus 2010, puncak musim dingin di  belahan Bumi selatan. Suhu itu diukur dari radiasi termal yang dipancarkan Bumi yang dilakukan Satelit Landstat 8.

Ini jauh lebih dingin dibandingkan suhu terdingin di Alaska atau Siberia, Rusia. ” Suhu rata-rata kedua tempat itu tercatat  – (minus) 67,8 derajat Celcius. Suhu di kedua kota itu  relatif konstan antara tahun 1892 hingga 1933. Perbedaannya beberapa puluh derajat, ” kata Ted Scambos, pemimpin peneliti di Pusat Data Salju dan Es Nasional di Colorado, AS, seperti dikutip Livescience, Senin ( 9/12 ).

Lagi

HUJAN BADAI PALING SERING TERJADI.

Tinggalkan komentar

Udara panas yang terjadi pada musim panas ikut menciptakan instabilitas di atmosfer, yang merupakan satu dari tiga faktor penyebab formasi hujan badai, Jika dua faktor lainnya hadir, yaitu kelembaban dan lift ( pergerakan udara ), hujan badai kemungkinan besar akan terjadi. Hujan badai bisa muncul di mana pun di bumi, bahkan di wilayah dekat kutub sekalipun.

Di hutan hujan tropis, hujan badai bisa muncul setiap hari. Namun, hujan badai yang sangat hebat paling banyak muncul di Amerika Serikat. Sekitar 10 persen dari 100.000 hujan badai yang muncul di Amerika Serikat diklarifikasi sebagai sangat lebat.

Lagi

Older Entries