Beranda

CASSIOPEA SI UBUR-UBUR PRIMITIF.

Tinggalkan komentar

Jenis ubur-ubur primitif disebut Cassiopea, yang tidur saat malam, tampak di lantai tangki, di Caltech, di Pasadena, California, Amerika Serikat. Foto ini dirilis pada Rabu ( 20/9 ). Sepintas, manusia nampaknya sangat sedikit kesamaan dengan Cassiopea, ubur-ubur primitif. 

Cassiopea tidak berotak, tanpa tulang, dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas dasar laut, berdenyut setiap beberapa detik. Namun, ilmuwan Caltech sekarang telah menemukan bahwa, berbeda dengan jadwal harian kita, manusia dan ubur-ubur benar-benar memulai dan mengakhiri hari-hari mereka dengan perilaku yang sama: tidur. Lagi

IMPLAN PAYUDARA TERNYATA UBUR-UBUR.

Tinggalkan komentar

Jika menemukan benda yang mencurigakan, biasanya orang akan melapor kepada polisi. Itu pula yang dilakukan seorang pria asal Queensland, Australia. Pria itu membawa seorang pria asal Queensland, Australia.

Pria itu membawa seekor ubur-ubur ke kantor polisi yang ia yakini sebagai sebuah implan payudara. Laman UPI melaporkan, pria tersebut membawa sebuah obyek bulat yang ia yakini sebagai bukti pembunuhan sebelum membawanya ke kantor polisi di Sunshine Coast. Polisi Sunshine Coast mengatakan, semua petugas polisi di pos polisi Maroochydore sedang berada di sana dan selalu waspada.

Jadi, ketika ada warga yang melaporkan bahwa ia menemukan sesuatu yang kemungkinan bukti pembunuhan, mereka pun segera merespon. ” Pria itu curiga kalau implan payudara itu berasal dari seseorang yang kemungkinan telah dibunuh, ” kata polisi Sunshine Coast. Petugas polisi pun kemudian menerima obyek misterius tersebut.

Lagi

UBUR-UBUR MENDETEKSI KONDISI LAUT TERKINI.

Tinggalkan komentar

Ubur-ubur bisa merasakan kondisi laut terkini, termasuk arus laut dan berenang melawan arah arus itu. Dengan cara ini, ubur-ubur mempertahankan formasi kumpulan ( bloom ) yang mirip hamparan bunga. Itulah hasil studi tim internasional yang antara lain berisi peneliti dari Universitas Swansea Inggris dan Universitas Deakin Australia.

Penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Current Biology dimana riset itu dimulai dengan memberi label 18 barrel besar ubur-ubur alias Rhizostoma octopus dari daerah Teluk Biscay, Perancis. Ubur-ubur ditangkap, lalu dimasukkan ke dalam pengukur kecepatan dan orientasi tubuh, sembari memasang sensor terapung untuk memantau dan mengukur arus lautan. Hasilnya, ubur-ubur itu mampu aktif berenang melawan arus, tampaknya karena merasa terkejut.

Lagi