Beranda

TURIS SEMAPUT SETELAH TAHU HARGA GELANG BATU GIOK MAHAL.

Tinggalkan komentar

Bagaimana rasanya memecahkan perhiasan yang mahal harganya? Seorang perempuan wisatawan pingsan setelah tak sengaja memecahkan gelang dari batu giok seharga 300.000 yuan atau sekitar Rp 580 juta. Surat kabar Chengdu Economic Daily memberitakan, insiden ini terjadi di sebuah toko perhiasan di Rulli, Provinsi Yunnan, China, 18 Juni lalu.

Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu terlihat panik setelah gelang mahal yang sedang dicobanya itu terlepas, jatuh ke lantai, dan pecah berantakan. Lin Wei, putra pemilik toko perhiasan, itu mengatakan, pegawai toko lalu memberi tahu harga gelang itu, sesuai yang tertera di label harga. ” Kami memintanya untuk tetap tenang dan masalah ini dapat diselesaikan dengan baik, ” kata Lin.

Lagi

SINTERKLAS MERAMPOK TOKO PERHIASAN.

Tinggalkan komentar

Sinterklas selalu identik  dengan kebaikan, welas asih, dan sikap berbagi. Anak-anak biasanya mengidolakan sinterklas  karena sifatnya yang baik hati dan senang membagikan hadiah. Namun, sinterklas di Kanada ini sungguh berkebalikan dengan sinterklas yang dikenal orang pada umumnya.

Lagi

GERMAIN FOFANA MENGGASAK 2 CINCIN BERLIAN.

2 Komentar

Kepolisian London langsung  mendapat petunjuk untuk menangkap seorang pencuri yang menggasak dua cincin berlian di sebuah toko di Kingston. Saking paniknya atau entah karena pencuri bodoh, dia meninggalkan telepon selulernya di tempat kejadian perkara. Tentu saja dengan telepon seluler yang ditinggal, polisi dengan mudah melacaknya apalagi perangkat telepon selulernya ada foto dirinya yang sedang asyik ber-selfie.

Peristiwa hari Minggu lalu membuat polisi London langsung bergerak mengungkap peristiwa pencurian tersebut. Polisi langsung dapat petunjuk bahwa si pemilik telepon seluler adalah Germain Ibrahim Fofana ( 27 ) , warga Perancis yang datang ke London untuk menjalankan aksi pencurian  di beberapa toko perhiasan. Menurut polisi London, Rabu lalu, Fofana datang ke toko perhiasan bersama seorang perempuan.

Lagi

DILARANG MEMAKAI KACAMATA DAN TOPI HITAM.

Tinggalkan komentar

Hari panas seperti pagi ini saya lihat pemulung yang lewat depan rumahku memakai topi hitam juga kaca mata hitam. Barangkali sambil memungut barang bekas, pemulung ini sengaja menyembunyikan identitas dirinya agar tidak dilihat orang wajahnya.  Sah-sah saja pemulung itu memakai kacamata dan  topi hitam, atau barangkali dia seorang intel yang sedang menyamar sebagai pemulung untuk sesuatu tugas rahasia di wilayahku?

Kalau di lingkungan tempat tinggal saya, orang boleh memakai kacamata dan topi hitam tanpa membedakan profesi yang dia sandang, tidak demikian halnya di negeri seberang sana, Filipina atau tepatnya di kota Manila. Dikisahkan oleh AFP bahwa mulai sekarang dilarang keras setiap pengunjung mall di Manila memakai kacamata dan topi hitam. Larangan ini diberlakukan  polisi Manila secara resmi  ( 22/12 ) dengan tujuan mencegah aksi para penjahat yang hendak menyembunyikan identitas mereka.

Lagi

MENUNGGU KELUARNYA BERLIAN ASLI.

1 Komentar

Pekerjaan menunggu adalah pekerjaan membosankan. Orang bisa senewen jika yang ditunggu tidak juga kunjung datang. Rasa jengkel, marah, frustasi dan sedikit emosional akan ditumpahkan kepada orang yang ditunggu jika ia jadi nongol kelihatan batang hidungnya. Sebaliknya orang yang ditunggui akan merasa santai saja berkilah, sedang kena macet lah, jalanan padat merayap lalu lintas tersendat dan seabrek alasan lain untuk membenarkan perbuatannya datang terlambat memenuhi janjinya.

Menunggu seseorang datang boleh jadi bisa sehari, dua hari bahkan seminggu. Dengan  sikap sabar itulah Kepolisian Provinsi Ontario, Kanada menunggui Richard Mackenzie Matthews ( 52 )  untuk membuktikan apakah ia terbukti bersalah atau tidak jika barang bukti yang dicari polisi berhasil ditemukan. Masalahnya barang bukti yang dicari polisi itu masih misterius, apakah asli atau palsu.

Lagi