Beranda

WARGA SHANGHAI MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA SESUAI JADWAL.

Tinggalkan komentar

Pemilahan sampah ternyata tidak hanya berkontribusi positif pada isu lingkungan hidup. Di Shanghai, China, kampanye pemilahan sampah telah membantu warga memperkuat relasi sosial mereka. Rekayasa sosial itu dilakukan dengan cara mewajibkan warga membuang sampah di lokasi yang telah ditetapkan dan pada waktu yang telah dijadwalkan.

Mengutip The Beijing News, laman Globaltimes.cn, Minggu ( 30/6/2019 ), mengatakan, saat warga mengikuti aturan itu, mereka memiliki lebih banyak waktu untuk membangun kontak sosial dengan tetangga mereka. Dalam video yang diunggah The Beijing News ditunjukkan, seorang warga menemui tetangganya di stasiun untuk menanyakan apakah tongkol jagung dianggap limbah kering atau basah.

Lagi

DI RUMAH WILLIAM ENGELDER TERSIMPAN REPTIL BERBAHAYA.

Tinggalkan komentar

Pria ini oleh otoritas setempat dijuluki sebagai turtle man ( manusia kura-kura ) karena ia mengaku memiliki banyak kura-kura ketika petugas pertama kali mendatangi rumahnya. Namun, petugas konservasi ( DEC ) mulai curiga saat menerima keluhan tetangganya. Petugas kembali mendatangi rumah manusia kura-kura itu sambil membawa surat penggeledahan.

Nyatanya, bukan cuma kura-kura yang berada di rumah itu, tetapi sekitar 300 reptil eksotis yang berbahaya, di antaranya tiga ekor king cobra, enam monster gila ( kadal beracun ), dan tujuh spesies kura-kura. Para tetangga pun panik, tetapi polisi menjamin tak akan ada binatang yang lepas. Miturut koran Olean Times Herald, pemilik rumah itu adalah William Engelder, pensiunan guru biologi, dan istrinya, Cynthia.

Lagi

PATRICK MUNGOVAN MENGANTAR ROTI KE PEMESAN DENGAN DRONE.

Tinggalkan komentar

Rumah terkepung salju dan tidak punya makanan? Warga yang tinggal sekitar 3 mil ( 4,8 kilometer ) dari rumah Patrick Mungovan di Quilty, County Clare, Irlandia, bisa mengontak Mungovan agar agar dikirimi roti supaya tidak kelaparan karena tak bisa keluar rumah. Di akun Facebooknya, Mungovan mengunggah video yang juga diunggah di media UPI.

Lagi

SIGUNG MEMBUAT MASALAH LAGI DENGAN WARGA NEW MEXICO.

Tinggalkan komentar

Penduduk di bagian selatan New Mexico, Amerika Serikat, memberi pekerjaan baru untuk polisi setempat. Orang-orang di kota Hagerman itu meminta polisi mencari tempat sembunyi sigung yang menyebabkan bau busuk di sana. Mereka mengeluhkan bau busuk itu karena sudah lama meneror mereka.

Lagi

AMANDA BOLTON SIBUK MEMBERI PENJELASAN KEPADA ORANG LAIN.

Tinggalkan komentar

Kerbau air dikira sapi tenggelam. Seorang perempuan di Queensland, Australia, Amanda Bolton, sibuk memberi penjelasan kepada tetangga yang mengira ada sapi tenggelam di kolam halaman rumahnya. Bolton menjelaskan, hewan yang dikira sapi tenggelam itu adalah kerbau air piaraannya yang memang senang berkubang di dalam air.

Lagi

TETANGGA KATHY DAN MARK HYATT PROTES.

Tinggalkan komentar

Masih soal cerita lama di akhir tahun 2015, dalam menyambut Natal, pasangan Kathy dan Mark Hyatt mengubah halaman rumah mereka di Plantation, Florida, Amerika Serikat, menjadi taman berhiaskan 200.000 lampu, dengan dekorasi berbentuk Santa Claus di atas kereta ditarik rusa kutub. Hiasan masih juga diperindah dengan permen, salju turun, malaikat, hingga kincir yang berputar. Semua dibuat demi keindahan sambut Natal yang jatuh setiap tahun di saat Amerika Serikat sedang ditimpa musim dingin.

Tulisan di atas garasi mengundang ribuan pengunjung. ” Percayalah pada Keajaiban Natal “, katanya. Namun, kehebohan ini mengundang kekesalan tetangga.

Lagi

DAMON PERRY SENANG MENONTON THE WALKING DEAD.

Tinggalkan komentar

Berhati-hati jika menonton acara televisi. Jangan sampai keblinger dan terpengaruh terlalu dalam, seperti yang dialami seorang pria yang berasal dari Prewitt, New Mexico, Amerika Serikat. Damon Perry yang berusia 23 tahun sering menonton serial televisi The Walking Dead yang sedang top di AS. Suatu hari, Perry tiba-tiba membunuh seorang temannya karena ia berpikir bahwa temannya itu berubah menjadi zombie.

Polisi menjelaskan hal tersebut pada Selasa ( 27/10 ). Perry diduga menggunakan pisau dapur, gitar elektrik, dan pemanggang untuk membunuh rekannya, 22 Oktober. Perry kemudian melarikan diri setelah penyewa apartemen yang menjadi tetangganya di kota kecil Grants, Moses Marquez, melapor pada polisi.

Lagi

Older Entries