Beranda

MULUT MICHAEL C DUHON TERPAKSA DIPLESTER SAAT HADIR DI PENGADILAN DISTRIK LOUISIANA.

Tinggalkan komentar

Hakim di pengadilan Distrik Louisiana, Amerika Serikat, ini mungkin saking gemasnya pada perilaku terdakwa yang suka menyela atau menginterupsi pembicaraan dalam persidangan. Gara-gara ulah tersebut, majelis hakim memerintahkan mulut seorang pria terdakwa di persidangan agar diplester. Kejadian ini tertuang dalam catatan-catatan persidangan.

Laman The Acadiana Advocate, Rabu ( 24/7/2019 ), melaporkan bahwa Michael C Duhon menjalani sidang pembacaan putusan pada 18 Juli lalu dalam kasus pencurian dan pencucian uang. Dari catatan pengadilan diketahui, Duhon berualang kali menyatakan keberatan saat Hakim Marilyn Castle memintanya agar berhenti menyampaikan pendapat semau sendiri tanpa melalui pengacaranya. Duhon pun berulang kali diperingatkan agar diam.

Lagi

LI MENIPU QIAN AGAR MAU MENTRANSFER UANG.

Tinggalkan komentar

Seorang perempuan di China benar-benar bernasib naas. Sebagaimana dilaprokan media lokal yang dikutip globaltimes.cn, Rabu ( 15/2 ), perempuan bernama Qian ini bergabung dengan sebuah grup pada aplikasi WeChat. Grup ini dipikirnya merupakan grup teman-teman di kantornya, yakni sebuah perusahaan di Wuxi, Provinsi Jiangsu.

Qia yang bekerja sebagai akuntan bergabung dengan tersebut pada Juni silam dan senantiasa berpikiran bahwa dirinya memang berbincang-bincang via WeChat dengan teman-teman kantornya. Lalu, ada suatu waktu, salah seorang anggota grup yang bernama Li menghubungi Qian. Melalui proses yang agak berbelit-belit, Li berhasil meyakinkan Qian untuk melakukan transfer uang senilai 1,36 yuan atau Rp 2,6 miliar.

Lagi

REUNI TEMAN MASA KECIL DI RUANG SIDANG PENGADILAN.

Tinggalkan komentar

Sebuah reuni mantan teman sekolah masa kecil terjadi di satu lokasi yang sama sekali tak terduga, yakni ruang pengadilan. Adalah hakim pengadilan Florida, Miami, AS, Mindy Glazer, mengenali mantan teman sekolah menengah pertamanya saat tengah memimpin sidang kasus perampokan, Kamis ( 2/7 ), seperti diwartakan harian The Daily Mail. Glazer mengorfirmasi hal itu secara langsung, sang terdakwa, Arthur Booth terkejut dan membenarkan.

Lagi

PENGADILAN MEKSIKO JATUHKAN VONIS BERAT.

Tinggalkan komentar

Pengadilan Meksiko menjatuhkan vonis 240 tahun penjara kepada empat pria atas pembunuhan massal, Selasa ( 12/7 ). Ke empat pria tersebut dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan terhadap 15 pelajar sekolah menengah atas dalam sebuah pesta di kota Ciudad Juarez tahun lalu. Juan Alfredo Soto, Aldo Fabio Hernandez, Jose Dolores Arroyo dan Herberto Martinez, nama keempat terpidana dihukum atas kasus paling mematikan di dunia yang terjadi di sebuah pesta pelajar pada 30 Januari 2010.

Lagi