Beranda

CAMPURAN ALKOHOL-MINUMAN ENERGI MAKIN BERISIKO.

Tinggalkan komentar

Campuran alkohol dan minuman energi meningkatkan risiko dibanding mengonsumsi alkohol saja. Tingginya kafein pada minuman energi membuat orang yang mengonsumsi campuran itu mabuk, tetapi tetap terjaga. ” Konsumsi minuman campuran alkohol dan minuman energi membuat mereka mengabaikan kondisi mabuk sehingga mengonsumsi alkohol lebih banyak dan bahayanya meningkat, ” kata Audra Roemer, mahasiswa doktoral psikologi klinis di Universitas Victoria Kanada, Selasa ( 21/3 ).

Lagi

MINUMAN BERENERGI TINGKATKAN TEKANAN DARAH.

Tinggalkan komentar

Minuman berenergi memang bisa memberikan rasa bugar dan semangat. Namun, penelitian terbaru menunjukkan, orang yang mengonsumsi minuman ini berkorelasi dengan peningkatan tekanan darah yang berujung pada masalah jantung. Dalam studi yang dipaparkan Minggu ( 22/3 ) pada pertemuan American College of Cardiology  di San Diego, Amerika Serikat, peneliti memberi satu kaleng minuman berenergi kepada relawan.

Pada hari berbeda, 25 relawan berusia 19-40 tahun diminta meminum minuman berenergi tiruan ( plasebo ). Sebelum dan sesudahnya, peneliti yang dipimpin Anna Svatikova, peneliti penyakit kardiovaskuler di Mayo Clinic Rochester, Minnesota, mengukur tekanan darah dan detak jantung sukarelawan.

Lagi

REKOMENDASI BARU WAKTU TIDUR.

Tinggalkan komentar

Tidur terlalu singkat berisiko mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, dan penurunan produktivitas. Sebaliknya, terlalu lama tidur berisiko kena serangan jantung dan kematian dini. Karena itu, Yayasan Tidur Nasional ( NSF ) yang berpusat di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, mengeluarkan rekomendasi baru tentang jumlah waktu tidur yang seharusnya dimiliki tiap orang per hari.

Bayi berusia 0-3 bulan sebaiknya tidur 14-17 jam sehari, bayi berumur 4-11 bulan seharusnya tidur 12-15 jam, dan anak usia 1-2 tahun harus tidur 11-14 jam. Selain itu, anak umur 3-5 tahun dianjurkan tidur 10-13 jam, anak usia 6-13 tahun disarankan tidur 9-11 jam, dan remaja usia 14-17 tahun dianjurkan tidur 8-10 jam. Adapun dewasa muda berumur 18-25 tahun dianjurkan tidur 7-9 jam, dan lansia berusia lebih dari 65 tahun diminta tidur 7-8 jam sehari.

Lagi

HYUN JOON SHIN MENELITI MI INSTAN.

Tinggalkan komentar

Mi instan kian jadi pilihan makan masyarakat karena murah, enak, mudah penyajian, dan praktis. Namun, mengonsumsi mi instan berlebih ternyata mengubah sistem metabolik tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Demikian hasil riset terhadap 11.000 responden di Korea Selatan berusia 19 – 64 tahun yang dipublikasikan di Journal of Nutrition.

Lagi

MASIH SENANG MENDONORKAN DARAH.

Tinggalkan komentar

Desember 2014 esok genap tiga bulan sudah saya harus kembali mendonorkan darah B ku sejak donor darah terakhir pertengahan Agustus 2014 lalu. Artinya dengan mendonorkan  darah secara rutin setiap 3 bulan sekali, diharapkan pendonor darah mendapatkan  manfaat kesehatan  tubuh sekalipun usia terus merambat naik. Intinya satu kantong darah mampu membantu menyelamatkan  nyawa manusia yang memerlukan pertolongan di saat tubuhnya kekurangan darah karena sesuatu sebab, misalnya kecelakaan kerja yang menyebabkan banyak darah keluar.

Donor darah sudah jadi bagian gaya hidup sehat dengan reiki kundalini sejak tahun 1987. Sudah jamak saat duduk di bangku kuliah setiap mahasiswa harus sudah pernah mendonorkan darahnya minimal satu kali, sebelum mahasiswa menempuh sidang skripsi sarjana.  Ini prasyarat yang harus dipenuhi setelah semua mata kuliah selesai diujikan, maka sebelum sidang skripsi mahasiswa harus sudah pernah mendonorkan darahnya.

Lagi

GARAM GANDAKAN RISIKO SERANGAN JANTUNG.

Tinggalkan komentar

Pola makan tinggi gula memicu diabetes, sedangkan tinggi garam meningkatkan tekanan darah yang bisa memicu penyakit jantung. Namun, ternyata diet tinggi garam juga meningkatkan risiko penyakit jantung pada penderita diabetes. Studi di Jepang yang melibatkan 1.600 penderita diabetes berusia 40-70 tahun yang dipantau delapan tahun menunjukkan, responden yang mengonsumsi natrium 6 gram per hari berisiko dua kali lebih besar terkena penyakit jantung, dibandingkan pengonsumsi natrium 2,8 gram per hari.

Lagi

GAYA HIDUP SEHAT AWAL TAHUN 2014. ( 1 )

3 Komentar

Sebulan lalu rekan sekerja wafat dalam tugas dikarenakan penyakit jantung koroner yang luput terdeteksi sejak dini.  Ia merasa sehat selama ini dan tidak pernah mau memeriksakan kesehatannya. Tapi tiba-tiba terjadi serangan dengan gejala dada sebelah kiri nyeri, lalu menjalar ke punggung dan lengan tangan, lalu jatuh pingsan.

Pertolongan pertama diberikan dengan membawanya ke rumah sakit. Diagnose medis kesehatan menyatakan, penyakit yang datang mendadak dengan serangan khas di dada sebelah kiri, adalah serangan jantung koroner. Akhirnya jiwa tidak tertolong tidak sadarkan diri setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Lagi

Older Entries