Beranda

PARASIT MALARIA ADA SEJAK 50.000 TAHUN LALU.

Tinggalkan komentar

Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO menyebut lebih dari 200 juta orang terkena malaria tiap tahun. Pada 2016, setengah juta orang meninggal karena malaria. Penyakit yang menular lewat gigitan nyamuk Anopheles betina itu disebabkan parasit.

Peneliti Institut Wellcome Sanger di Cambridge, Inggris, menelusuri pohon keluarga 7 jenis parasit malaria, yakni 3 parasit menyerang simpanse, 3 parasit menginfeksi gorila, dan 1 parasit, P falciparum yang paling mematikan, menyerang manusia.

Lagi

ORANGUTAN DAPAT JODOH LEWAT APLIKASI TINDER.

Tinggalkan komentar

Kabar gembira bagi primata di seluruh dunia. Sekarang bukan hanya artis yang bisa mendapatkan jodoh lewat aplikasi media sosial Tinder, tapi juga primata. Adalah seekor orangutan di kebun binatang Belanda yang dengan bantuan teknologi tinggi menemukan jodohnya.

Dia harus berterima kasih kepada Tinder, aplikasi kencan yang kini membuat khusus varian untuk kencan antarkera. Penelitian tentang perjodohan kera ini dimulai di kebun binatang Apenheul, di luar kota Apeldoorn, Belanda, yang menyelidiki respons emosional orangutan dan simpanse dengan menampilkan gambar spesies yang sama yang diperlihatkan melalui layar sentuh. Ahli Biologi Thomas Bionda, Rabu lalu, mengatakan, layar sentuh itu dapat membantu kera-kera tersebut menentukan pilihan pasangannya dalam rangkaian program pembiakan.

Lagi

KONSUMSI DAGING TENTUKAN EVOLUSI GIGI MANUSIA.

Tinggalkan komentar

Studi menyebutkan, percepatan evolusi alat mengunyah pada manusia era awal jadi lebih kecil dipicu konsumsi daging mentah dan pengembangan alat batu. Evolusi itu menyebabkan perubahan lain, seperti kemampuan berbicara kian maju dan perubahan ukuran otak. Memasak jadi aktivitas biasa di era jauh setelahnya.

Prof Daniel Lieberman dan Katherine Zink dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, memublikasikan temuan itu lewat jurnal Nature, Rabu ( 9/3 ). Saat spesies Homo erectus muncul 2 juta tahun lalu, manusia berevolusi dengan ukuran otak dan tubuh lebih besar sehingga menambah kebutuhan energi harian. Namun, ukuran gigi manusia mengecil serta otot mengunyah dan kekuatan menggigit melemah.

Lagi

LAYAKNYA MANUSIA, SIMPANSE MENGENALI WAJAH.

Tinggalkan komentar

Pengenalan wajah sesama salah salah satu kunci kehidupan sosial manusia. Tampaknya, itu juga berlaku pada simpanse. Ini setelah sekelompok peneliti melatih tiga simpanse dewasa, Chloe, Pendesa, dan Ai, untuk menemukan gambar wajah simpanse, pisang, mobil, dan rumah di antara sekelompok gambar lain pada peranti layar sentuh digital. ” Simpanse cepat menemukan gambar wajah di antara berbagai obyek lain, ” kata pemimpin tim peneliti Masaki Tomonaga, ahli primatologi dan studi kognitif komparatif pada Primate Research Institute University Kyoto, Jepang.

Lagi

PERTARUNGAN PENYEBAB UTAMA KEMATIAN SIMPANSE.

Tinggalkan komentar

Selama ini manusia dianggap penyebab utama kematian simpanse. Studi 30 ilmuwan pada jurnal Nature menunjukkan, kematian simpanse banyak karena pertarungan mematikan dari koloni berbeda. Simpanse adalah satu-satunya primata selain manusia yang bisa mengeroyok rekannya hingga mati.

” Itu adalah perilaku alami simpanse, ” kata Susanne Shultz, ahli biologi evolusi Universitas Manchester, Inggris, kepada BBC, Kamis ( 18/9 ). Studi dilakukan dengan menggabungkan 426 pengamatan di 18 koloni simpanse, 58 di antaranya langsung diamati peneliti, sisanya berdasarkan analisis. Untuk menjaga wilayah koloni, sekelompok simpanse jantan akan berpratoli hingga perbatasan teritorial.

Lagi

ANJING LEBIH MEMAHAMI MANUSIA.

3 Komentar

Siapa pun yang mempunyai binatang kesayangan pasti sudah kenal dengan binatang yang akrab dengan induk semangnya. Binatang ini oleh orang Jawa disebut Segawon bisa dijadikan teman untuk menjaga rumah saat majikan sedang bepergian. Dengan kata lain segawon alias anjing ditakdirkan dengan bakat memahami manusia dibandingkan simpanse.

Hal ini tampak sejak anjing berusia enam minggu. Padahal simpanse tergolong kerabat terdekat manusia. Merujuk pada penelitian yang dipublikasikan di PloS ONE menyatakan, simpanse tidak peduli ketika manusia menunjuk suatu obyek. Sedangkan anjing memberikan perhatian dan mengetahui apa yang diinginkan manusia.

Lagi