Miturut Direktur Prevention Research Center di Yale University School of Medicine Dr David Katz, merokok mempercepat seorang terkena risiko atherosclerosis, yaitu penyakit akibat terbentuknya plak di dinding arteri sehingga arteri menjadi lebih tebal dan menyumbat peredaran darah. Jika sumbatan tersebut terjadi pada bagian penis, terjadilah gangguan ereksi. Kalau sudah begitu si pria akan loyo bagaikan kalah perang setengah permainan.

Kebanyakan pria menganggap merokok membuat mereka lebih jantan. Nyatanya, sebaliknya merokok bisa menjadi musuh nomer satu bagi kejantanan pria. Banyak penelitian membuktikan bahan-bahan kimia dalam setiap isapan rokok, bisa menyebabkan impotensi atau disfungsi ereksi.

Lagi