Beranda

RUBAH ARKTIKA BERJALAN MENEMBUS LAUT ES HINGGA TIBA DI PULAU ELLESMERE KANADA.

Tinggalkan komentar

Seekor rubah Arktika berjalan menyusuri wilayah sejauh lebih dari 4.415 kilometer, mulai dari Norwegia bagian utara hingga ujung utara Kanada, selama empat bulan. Cerita pengembaraan seekor rubah Arktika itu diungkapkan para peneliti di Norwegian Polar Institute. Melalui artikel riset berjudul ” Sebuah Perjalanan Panjang Seekor Betina Menembus Laut Es, ” para peneliti itu mengungkapkan, rubah betina muda itu meninggalkan tempat kelahirannya di Kepulauan Svalbard, Norwegia, pada 1 Maret 2018 dan tiba di Pulau Ellesmere, Kanada, melalui Greenland, pada 1 Juli 2018.

Lagi

MISI BEPI COLOMBO SIAP MENUJU MERKURIUS.

Tinggalkan komentar

Merkurius planet terdekat dengan Matahari, ialah planet di tata surya yang paling kurang dieksplorasi karena kesulitannya tinggi. Jadi, Badan Antariksa Jepang (JAXA) meluncurkan misi Bepi Colombo menuju Merkurius.
Misi ini terdiri dua satelit, Mengorbit Planet Merkurius (MPO) milik Eropa, dan Mengorbit Magnetis Merkuri (MMO) milik Jepang. Lagi

PLUTO PUNYA GLETSER, DILAPISI ATMOSFER KABUT TEBAL.

Tinggalkan komentar

Analisis citra wahana New Horizons yang melintas di dekat Pluto selama Juli ini menunjukkan adanya gletser yang terentang luas dan mengalir di permukaan planet katai ini. Di wilayah yang dinamai Sputnik Planum, terdapat arus es yang menciptakan pola pusaran seperti gletser di Bumi. Bedanya, gletser itu tidak terbuat dari air, tetapi dari nitogren, kabonmonoksida, dan metana.

” Dengan suhu 235 derajat celsius di permukaan Pluto, maka air tidak akan bergerak kemana-mana, ” kata geolog dari tim New Horizons yang juga meneliti di Universitas Washington, St Louis, Amerika Serikat, Bill McKinnon, kepada space.com, Jumat ( 24/7 ). Di antara lapisan gletser itu, terdapat gunung dan kawah yang tertutup es. Selain itu, Pluto juga diselubungi atmosfer tebal hingga ketinggian 160 kilometer dari permukaannya atau 5 kali lebih tebal dari perkiraan sebelumnya.

Lagi

TAMBAHAN DUA SATELIT NAVIGASI GALILEO DILUNCURKAN.

Tinggalkan komentar

Komisi Eropa, badan eksekutif dari Uni Eropa, mengirim dua tambahan satelit navigasi Galileo ke luar angkasa. Satelit itu diluncurkan  pada Jumat ( 11/9 ) pukul 09.08 WIB dari Pusat Antariksa Kourou di Guyana, Perancis, memakai roket  Soyuz. Setelah empat jam, kedua satelit lepas dari bagian atas roket.

Penambahan itu, ada 10 satelit Galileo yang mengangkasa dari rencana 30 satelit. Meski sistem satelit navigasi itu baru beroperasi jika ada minimal 14 satelit, sinyal yang dipancarkan bisa diterima dengan perangkat cip kompatibel. ” Sejumlah perangkat cip dikembangkan melalui telepon pintar atau alat navigasi bagi mobil, ” kata Javier Benedicto, manajer program Galileo dari Badan  Antariksa Eropa, ESA, Jumat..

Lagi

LYDIA JULUKAN BARU HIU PUTIH.

Tinggalkan komentar

Hiu putih pada tahun 1975 digambarkan sebagai pembunuh yang sangat populer sejak muncul dalam film Jaws.  Hiu putih yang diberi nama Lydia oleh para peneliti, menambah popularitas baru bagi spesiesnya. Kini hiu putih dijuluki sebagai perenang jarak jauh yang tangguh.

Lydia yang namanya diberikan pada Maret 2013 oleh para peneliti di Jack sonville, Florida, Amerika Serikat, telah menempuh perjalanan lebih dari 12.000 kilometer. Inilah jarak terjauh yang pernah ditempuh seekor hiu putih.

Lagi

PELACAKAN PESAWAT TERBANG DIGRATISKAN.

2 Komentar

Layanan pelacakan pesawat terbang yang selama ini dilakukan operator satelit Inggris, Inmarsat, akan digratiskan. Layanan dasar yang digratiskan itu berupa penentuan posisi, kecepatan, dan ketinggian pesawat melalui alat yang dipasang di kokpit pesawat serta dikirimkan ke jaringan global satelit Inmarsat setiap 15 menit. Tawaran itu dilakukan setelah hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 sejak 8 Maret 2014 yang belum ditemukan sampai saat ini.

” Alat untuk menentukan posisi pesawat itu sebenarnya ada pada 90 persen pesawat jet berbadan lebar di seluruh dunia, ” kata Wakil Presiden Senior Inmarsat Chris Mc Laughlin kepada BBC di sela-sela pertemuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ( ICAO ) di Montreal, Kanada, Senin ( 5/5 ).

Lagi

SATELIT PENDETEKSI LETUSAN GUNUNG.

2 Komentar

Pengamatan gunung api yang akan meletus kini tak hanya menggunakan peralatan di Bumi, tetapi juga satelit pemantau deformasi di sekitar gunung api. Deformasi menandakan terjadinya pergerakan magma di bawah permukaan tanah. ” Terjadinya deformasi tidak selalu menandakan akan meletusnya gunung api, ” kata ahli kebumian dari Universitas Bristol, Inggris, Susanna Ebmeler, seperti dikutip Livescience, Sabtu( 19/4 ).

Satelit itu sudah memantau deformasi pada 198 gunung api selama 18 tahun. Pengamatan berbasis satelit itu memakai metode Radar Bukaan Interferometri Sintesis ( InSAR ), yaitu menggunakan gelombang radar untuk melihat pergerakan sejumlah titik di tanah pada area seluas ratusan kilometer persegi tanpa memerlukan instrumen apa pun di Bumi.

Lagi

Older Entries