Pemilahan sampah ternyata tidak hanya berkontribusi positif pada isu lingkungan hidup. Di Shanghai, China, kampanye pemilahan sampah telah membantu warga memperkuat relasi sosial mereka. Rekayasa sosial itu dilakukan dengan cara mewajibkan warga membuang sampah di lokasi yang telah ditetapkan dan pada waktu yang telah dijadwalkan.

Mengutip The Beijing News, laman Globaltimes.cn, Minggu ( 30/6/2019 ), mengatakan, saat warga mengikuti aturan itu, mereka memiliki lebih banyak waktu untuk membangun kontak sosial dengan tetangga mereka. Dalam video yang diunggah The Beijing News ditunjukkan, seorang warga menemui tetangganya di stasiun untuk menanyakan apakah tongkol jagung dianggap limbah kering atau basah.

Lagi