Beranda

MAHASISWA HARVARD LAW SCHOOL DILARANG MEMBERI MAKAN DAN MINUM BURUNG.

Tinggalkan komentar

Pejabat di Harvard Law School di Massachusetts telah mengirimkan pesan tidak lazim kepada seluruh mahasiswa, yaitu jangan memberikan makanan atau minuman kepada burung yang berkeliaran di perpustakaan. ” Saya tidak bisa membayangkan sebelumnya akan mengirim pesan ini. Akan tetapi beginilah akhirnya.

Mohon jangan beri makan burung di perpustakaan. Satu atau dua hari tanpa makan dan minum tidak akan membahayakan burung itu. Begitu burung itu lelah dengan sendirinya kami akan bisa mengeluarkan burung itu dari perpustakaan dengan selamat, ” kata Direktur Eksekutif Perpustakaan Harvard Law School Jocelyn Kennedy, seperti dimuat UPI.com, Jumat ( 1/11/2019 ).

Lagi

RAKUN MASUK PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ARKANSAS.

Tinggalkan komentar

Seorang guru matematika, Codie Clark, yang mengunjungi perpustakaan Universitas Arkansas, Amerika Serikat, mengambil foto seekor rakun yang tersesat di antara rak buku. Media UPI melaporkan pada Rabu ( 30/10/2019 ) bahwa Clark saat itu berada di Perpustakaan Dean B Ellis untuk memberikan sesi bimbingan matematika ketika dia melihat rakun di lantai tiga gedung tersebut. Foto Clark itu menunjukkan si rakun sedang berdiri di antara rak yang penuh buku.

Bill Smith, Wakil Kanselir Asosiasi Sekolah Pemasaran dan Komunikasi, mengatakan, sebenarnya ada beberapa rakun, dan mereka terlihat di dalam perpustakaan sebelumnya. ” Mungkin ada dua atau tiga rakun. Staf manajemen fasilitas kami siagakan. Para rakun itu keluar semalam dan mereka dikeluarkan secara manusiawi, ” kata Smith.

Lagi

WAJAH RAKUN BEGITU MENAKUTKAN SEPERTI ZOMBI.

Tinggalkan komentar

Sudah tiga pekan ini kepolisian Youngtown, Ohio, Amerika Serikat, menerima puluhan laporan dari masyarakat ada rakun yang berperilaku seperti mayat hidup atau zombi. Stasiun televisi WKBN, Rabu ( 4/4/2018 ), melaporkan, rakun-rakun itu bertingkah aneh pada siang hari. Fotografer Robert Coggeshall menceritakan, ia tiba-tiba didekati rakun zombi itu saat sedang bermain dengan anjingnya di halaman rumahnya.

Lagi

RAKUN MASUK TOKO SELULER LEWAT ATAP TOKO.

Tinggalkan komentar

Polisi di Knoxville, Tennessee, Amerika Serikat, direpotkan dengan tingkah tersangka, yakni seekor rakun, yang berlarian di dalam toko ponsel. Kepolisian Knoxville kemudian mengunggah foto yang diunggah di media UPI. Foto memperlihatkan seekor rakun nakal yang mengeset alarm toko Boost pada pukul 03.30, Senin ( 15/1 ).

Lagi

RAKUN MENGGANGU GADIS SAAT SEDANG MAKAN KUDAPAN.

Tinggalkan komentar

Apa yang akan Anda lakukan ketika Anda sedang asyik menikmati kudapan di tepi pantai, tiba-tiba didatangi sekelompok anjing rakun yang beraksi meminta camilan Anda? Seorang gadis yang sedang bersantai di tepi pantai Tampico, Negara bagian Tamaulipas, Meksiko, mengalami hal tersebut. Laman UPI melaporkan, anjing itu berupaya meminta perhatian si gadis dengan terus berputar-putar di sekitar kaki gadis tersebut.

Lagi

RAKUN NAIK KERETA.

Tinggalkan komentar

Tak hanya manusia yang memerlukan angkutan. Laman UPI melaporkan, seekor rakun dikarantina karena telah menyelinap ke kereta yang sedang dalam perjalanan meninggalkan kota Toronto, Kanada. Rakun itu ditemukan petugas GO Transit, Tyler Kay, yang kemudian mengunggah foto rakun itu ke akun twitter-nya. Rakun yang menumpang kereta tersebut berupa ditangkap dan area di dalam kereta tersebut diisolasi.

Lagi

KAKEK PACE TERTEMBAK BETISNYA.

2 Komentar

Jangan bermain api nanti engkau akan terbakar. Itulah sekelumit nasehat orang tua pada anaknya yang senang main kembang api tatkala bulan Ramadhan kemaren suasana bulan puasa diramaikan dengan pesta kembang api dan petasan. Tradisi membunyikan petasan dan kembang api sudah ada sejak berpuluh tahun lalu sebagai tradisi masyarakat Indonesia yang beragam.

Main api akan tersulut api itu sudah jelas jika tidak bisa menjaga diri dari sentuhan bara api. Demikian pula main senjata api akan membahayakan orang lain jika dia tertembak tanpa sengaja. Itulah sekelumit prolog tentang bahayanya senjata api jika dipegang oleh orang yang tidak berhak.

Lagi