Jelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 27-28 Februari ini di Hanoi, Vietnam, hal-hal berbau perundingan diplomatik tingkat tinggi itu mewarnai sudut-sudut kota hingga kafe, bar, pub, atau restoran. Bagi warga Hanoi, momen spesial itu dimanfaatkan untuk mendulang untung. Semacam monetisasi – bahasa kerennya.

Sejumlah ramuan bir dengan nama-nama unik, seperti ” Kim Jong Ale ” ; ” Rock It, Man ” ; dab  ” Peace Negroniations ” , disajikan di bar, kafe, atau pub.  ” Bir ini terinspirasi air murni di Gunung Paektu antar Korut dan China. Itu gunung berapi, jadi bir tersebut terasa pedas, dengan rasa lembut dan segar, ” ujar Nguyen Thi Huong Anh, Manajer Standing Bar, tentang bir Kim Jong Ale.

Lagi