Beranda

SETAHUN, 100 JUTA HIU DIBUNUH.

Tinggalkan komentar

Perburuan ikan hiu makin masif. Akibatnya, predator ini makin mendekati kepunahan. ” Analisis kami menunjukkan, satu di antara 15 hiu dibunuh oleh perikanan tangkap setiap tahun, ” kata Boris Worm, Guru Besar Biologi Dalhousie Universcity, Kanada, seperti dikutip Livescience, Jumat ( 1/3 ). Hal itu didorong peningkatan permintaan akan konsumsi sirip hiu. Didasarkan atas kematian hiu dan perkiraan penangkapan ilegal, para peneliti memperkirakan sekitar 100 juta hiu dibunuh pada tahun 2000 dan 97 juta pada 2010.

Lagi

BURUNG PITA MERAH DI KEPALANYA.

Tinggalkan komentar

Burung saat ingin berkembang biak tentu akan membuat sarang di pohon yang tinggi, atau pada rongga pohon yang sudah tua kayunya untuk dilobangi dan dijadikan sarang yang nyaman untuk ditempati. Salah satu jenis burung yang membuat sarang di pohon pinus adalah burung pelatuk. Burung pelatuk ini membutuhkan pohon pinus yang sudah tua, terutama buah pinus yang bentuknya seperti granat.

Lagi

ANJING HUTAN SEBUTAN UNTUK BINATANG PEMULUNG.

Tinggalkan komentar

Istilah pemulung bukan diperuntukkan manusia saja. Memulung adalah mengumpulkan barang bekas dan bisa didaur ulang kembali. Di sinilah pemulung dituntut untuk cermat memilah-milah barang bekas layak pakai dan menyisihkan barang bekas lainnya yang tidak layak pakai.  Selain manusia ada juga  binatang yang dikategorikan pemulung.

Dialah anjing hutan atau coyota yang bisa bertahan dengan makanan dari sampah bahkan bangkai. Binatang ini pada awalnya hidup di Great Plains, Amerika Utara. Awalnya dianggap sebagai binatang hama oleh para peternak. Karena sering merugikan peternak, maka anjing hutan ini sering diburu dengan cara dijerat lehernya hingga mati.

Lagi

TAPIR MALAYSIA HIDUP BERPINDAH TEMPAT.

Tinggalkan komentar

Tapir adalah salah satu binatang yang paling aneh tampilannya di dunia. Tapir memiliki bentuk tubuh seperti babi, telinga yang mirip badak dan moncongnya yang panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia. Demikian gambaran Tapir sebagaimana dilansir Kompas dari Situs GeoWeek seputar keanehan bentuk fisik binatang ini.

Tiga dari empat spesies Tapir yang ada di dunia hidup di Amerika Selatan, sedangkan spesies keempat hanya ditemukan di hutan-hutan tropis di Asia Tenggara, khususnya di Malaysia. Disebutkan bahwa Tapir Malaysia sulit diteliti sehingga sampai dengan tahun 2002 hanya ada satu penelitian ilmiah tentang binatang herbivora yang pemalu ini. Proyek Konservasi Tapir Malaysia yang dimulai tahun 2002 oleh Kebun Binatang Kopenhagen telah melakukan serangkaian penelitian dan pengamatan binatang ini, dimana hasilnya telah mengubah pandangan yang ada tentang binatang yang satu ini.

Lagi

Newer Entries