Beranda

SURVEI ARKEOLOGI LAUT DI RAJA AMPAT.

Tinggalkan komentar

Tim peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan memaparkan hasil survei arkeologi bawah laut di perairan Pulau Wai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Survei itu dilakukan tim yang dipimpin Rainer Troa dan menemukan antara lain, dua bangkai pesawat tempur tipe Fighter-Bomber P-47 Thunderbolt milik Sekutu dari masa Perang Dunia II.

Pesawat itu jatuh pada 21 Oktober 1944 akibat cuaca buruk. Pesawat sepanjang 13 meter itu jatuh seusai menyerang basis tentara Jepang di Ambon. Bangkai pesawat pertama ditemukan di lereng pantai di kemiringan 45 derajat dan kedalaman 30 meter. Saat ditemukan pesawat itu diselimuti beragam jenis karang dan biota laut.

Lagi

LYDIA JULUKAN BARU HIU PUTIH.

Tinggalkan komentar

Hiu putih pada tahun 1975 digambarkan sebagai pembunuh yang sangat populer sejak muncul dalam film Jaws.  Hiu putih yang diberi nama Lydia oleh para peneliti, menambah popularitas baru bagi spesiesnya. Kini hiu putih dijuluki sebagai perenang jarak jauh yang tangguh.

Lydia yang namanya diberikan pada Maret 2013 oleh para peneliti di Jack sonville, Florida, Amerika Serikat, telah menempuh perjalanan lebih dari 12.000 kilometer. Inilah jarak terjauh yang pernah ditempuh seekor hiu putih.

Lagi

KAPAL PUKAT UDANG.

Tinggalkan komentar

Kapal pukat udang seperti yang terlihat di gambar masih sering kita lihat di sepanjang pesisir pantai. Namun, jumlahnya terus menyusut dibandingkan dengan pada masa lalu. Kenapa kapal ini sekarang jarang terlihat mengapung di lautan Norwergia ?

Pasalnya, kapal-kapal kecil pencari ikan ini pertama kali dibuat di Norwegia. Selanjutnya kapal diimpor ke Amerika Serikat di awal tahun 1900 – an pada saat pasar ikan dan udang terus meningkat. Dimulai dari Fernandina kapal juga dilayarkan ke Florida, terus meluas ke Samudra Atlantik dan Teluk Meksiko dan akhirnya mencapai Samudra Pasifik.

Lagi

TEMPAT PERSEMBUNYIAN KOKAIN.

Tinggalkan komentar

Para kartel narkoba di Amerika Selatan dan Tengah telah mencoba berbagai cara untuk menyelundupkan kokain dari Kolombia ke Amerika Serikat. Pesawat-pesawat kecil digunakan sebagai alat penyelundupan pada era 1970 – an dan kemudian di tahun 1980 mulai menggunakan perahu-perahu motor sebagai sarana penyelundupan.

Di era tahun 1990 di saat teknologi radar yang digunakan polisi dan militer semakin canggih, para penyelundup memutar otak dan menciptakan kendaraan yang dapat ditenggelamkan di bawah air, dan kemudian ditarik dengan kapal-kapal ikan. Cara ini dipakai karena kendaraan ini tidak bisa terdeteksi oleh radar maupun sonar.

Lagi