Beranda

40 PERSEN SERANGGA TERANCAM PUNAH.

Tinggalkan komentar

Intensifikasi pertanian, penggunaan pestisida, urbanisasi, dan perubahan iklim membuat jumlah serangga di dunia turun drastis. Jumlah lebah, semut, dan kumbang berkurang 8 kali lebih cepat daripada mamalia, burung, dan reptilia. Jika tak ada perbaikan berarti, 40 persen populasi serangga itu akan punah beberapa dekade mendatang.

Lagi

PERUBAHAN IKLIM ANCAM LEMUR PEMAKAN BAMBU.

Tinggalkan komentar

Perubahan iklim berdampak besar pada lemur pemakan bambu asli Madagaskar yang termasuk satwa terancam punah. Lemur biasanya memakan pucuk pohon bambu penuh nutrisi. Namun, pada musim kemarau yang umumnya pada Agustus-November, lemur memakan batang bambu lebih rendah yang mengandung lebih sedikit nutrisi.

Lagi

PERUBAHAN IKLIM SEBABKAN SUHU DI EROPA NAIK.

Tinggalkan komentar

Perubahan iklim akibat perilaku manusia ikut mendorong kenaikan suhu di Eropa Barat bulan ini. Kebakaran hutan di Portugal yang menyebabkan kematian 60 warga dan kenaikan suhu yang memecahkan rekor dari tingkat suhu rata-rata sebelumnya pada Juni secara tahunan dinilai menjadi akibat langsung dari perubahan iklim. Kelompok ilmuwan World Leather Distribution dalam laporannya, Kamis (29/6), menyatakan secara bulanan pada Juni tahun ini naik secara rata-rata hingga 3 derajat celsius jauh dari tingkat rata-rata dari waktu sebelumnya untuk wilayah Eropa Barat.

Lagi

TUTUPAN ES DI LAUT ARKTIK DEKATI REKOR TERENDAH.

Tinggalkan komentar

Luasan dan ketebalan es di Laut Arktik mencapai titik maksimum setiap bulan Maret dan minimum tiap bulan September. Tutupan es di Arktik, Maret 2016, termasuk terendah dalam 40 tahun terakhir. ” Musim dingin di Arktik tahun ini cukup hangat, suhunya 5,5-8,3 cerajat celcius di atas normal, ” kata peneliti Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat ( NASA ), Walt Meier, Sabtu ( 26/3 ).

Kini, sekitar 50 persen massa atau volume es di Arktik telah hilang. Bahkan, tahun 2015, tutupan es di Arktik adalah keempat yang terendah sejak 1970. Tutupan es terendah di Arktik terjadi tahun 2012, hanya 3,41 juta kilometer persegi.

Lagi

DUA REMAJA INDONESIA BELAJAR DI KUTUB UTARA.

Tinggalkan komentar

Dua remaja Indonesia, Nesha K Ichida dan Yohanes Kevin Hendrawan, bakal bergabung dengan 10 remaja dari negara lain, seperti Filipina, Singapura, dan Jerman, untuk melihat langsung dampak perubahan iklim di Kutub Utara. Kegiatan itu bernama Ekspedisi Youth4Planet-Research and Monitoring on Climate Change. Semua remaja itu terpilih melalui kompetisi.

Selama dua minggu, Nesha, Kevin, dan remaja lain akan bertemu ahli biologi, berkemah di alam bebas, dan berinteraksi dengan penduduk asli, orang Inuit. Mereka dilengkapi alat perekam dan peranti yang terhubung ke media sosial, semacam Twitter, Facebook, dan Instagram.

Lagi