Beranda

LUBANG BESAR PENGHASIL PERMATA.

Tinggalkan komentar

Tahun 1871, batu permata ditemukan di sebuah bukit kecil bernama Colesberg Koppie di Kimberley, Afrika Selatan. Penemuan itu langsung mengubah wajah kota yang terletak sekitar 430 kilometer sebelah tenggara Johannesberg tersebut menjadi tempat terjadinya demam permata. Daerah ini tiba-tiba menjadi terkenal dan mengundang para petambang untuk menggali kekayaan bukit Colesberg Kippie ini.

Tentu saja penggalian untuk mencari permata mengharuskan petambang merangsek isi bukit sampai jauh ke dalam perut bumi. Hanya dalam hitungan bulan, lebih dari 30.000 petambang melakukan penggalian di wilayah De Beers, Consolidated Diamonds. Alam yang semula dipenuhi bukit indah, di dalam buminya digerogoti lubang galian karena tanah galian harus dikeluarkan dari perut bumi.

Lagi

MALING BUDIMAN MENGEMBALIKAN BARANG CURIANNYA.

2 Komentar

Yang namanya maling alias pencuri selalu bikin susah orang yang punya barang. Sang pencuri enak-enak menikmati barang hasil curiannya, sementara yang punya barang bingung bagaimana menemukan kembali barang miliknya. Jarang ada pencuri yang tiba-tiba berbaik hati lantas mengembalikan barang hasil curiannya kepada pemilik barang yang dicurinya.

Demikian pula pencuri budiman selalu membagikan barang-barang hasil curiannya kepada orang miskin yang sangat menderita hidupnya. Kisah pencuri budiman pernah terjadi dalam kisah-kisah sejarah yang diceritakan dalam buku silat China karangan Asmaraman Kho Ping Ho. Setiap kali berhasil mencuri barang dari gudang milik saudagar kaya lagi pelit, barang curian ditimbun lebih dulu dan setelah terkumpul banyak, barulah barang curian itu dibagikan kepada rakyat miskin di sekitarnya.

Lagi