Beranda

PROFESOR NATAN ALEXANDER MENGGENDONG BAYI SAAT MEMBERI KULIAH ALJABAR.

Tinggalkan komentar

Ini cerita keteladanan dari dunia pendidikan di Negeri Paman Sam : tentang profesor yang rela menggendong bayi mahasiswanya saat mengajar dan mahasiswa yang gigih kuliah di tengah kewajiban mengasuh anak. Jumat ( 1/3/2019 ), Profesor Nathan Alexander, dosen di Morehouse College, Atlanta, Georgia, AS, mengajar sambil menggendong seorang bayi berusia lima bulan. Assata, sang bayi, diajak kuliah oleh bapaknya, Wayne Hayter.

Alexander menggendong Assata agar Hayter bisa mencatat materi kuliah dengan nyaman. Hayter bercerita, seperti dikutip laman UPI, Senin ( 4/3 ), hari itu ia kesulitan mencari pengasuh Assata. Padahal, ia tak mau ketinggalan kuliah aljabar yang diajarkan Alexander.

Lagi

LUCA TERJEBAK DALAM KOTAK PERMAINAN MILIKNYA.

Tinggalkan komentar

Meskipun bermain dengan mainan yang sesuai dengan usianya, anak-anak tetap membutuhkan perhatian dan pendampingan orangtua saat bermain. Polisi di wilayah Fort Lee, New Jersey, Amerika Serikat, terpaksa turun tangan untuk membebaskan Luca, anak balita yang terjebak dalam kotak permainan miliknya. Kepada media lokal, Sersan Rick Hernandez mengatakan, pihaknya segera merespons saat Soona Choe menelepon 911, melaporkan putranya terjebak dalam kotak mainan.

Lagi

BAYI MUNGIL TERTIDUR PULAS DI KERETA BELANJA.

2 Komentar

Sebuah peristiwa unik terjadi dan berujung pada pemeriksaan oleh polisi di Portland, Maine, Amerika Serikat, Kamis ( 26/10 ). Peristiwa itu diawali ketika seseorang salah mengambil kereta belanja atau troli. Kereta belanja yang diambilnya itu berisi bayi mungil yang tengah tertidur pulas.

Tak diungkapkan jenis kelamin sang bayi. Celakanya, orang ini meninggalkan kereta belanja begitu saja di toko dan segera mengambil kereta belanja yang digunakan oleh dia sebelumnya. Ia tidak melaporkannya kepada petugas keamanan ataupun pengelola toko.

Lagi

NAOKI MURATA SUKA MERUGIKAN ORANG LAIN.

Tinggalkan komentar

Setiap orang mempunyai hobi dan minat yang tidak selalu sama pada diri seseorang. Ada yang mempunyai hobi mengumpulkan perangko lama dan baru lalu mengoleksinya dalam sebuah album cantik. Ada pula yang mempunyai hobi mengotak-atik mesin motor lalu memperbaikinya jika kinerja mesin itu rusak. Pendek kata hobi yang mendatangkan manfaat perlu diteruskan oleh si pemilik hobi itu agar bisa ditularkan kepada orang lain yang sekiranya mempunyai kesamaan hobi.

Dengan kata lain, hobi jika ditularkan untuk kebaikan sesama perlu didukung asalkan hobi itu mendatangkan manfaat. Sebaliknya jika hobi itu merugikan orang lain bahkan berurusan dengan pihak  berwajib, maka konsukuensi dari si pemilik hobi itu akan berurusan dengan hukum yang berlaku di negara itu. Nasihat orang tua yang masih terngiang di telinga adalah, silahkan punya hobi satu saja yang ditekuni asalkan jangan merugikan kepentingan umum.

Lagi

DUA SISWA SEKOLAH MENGELEM 100 PINTU.

Tinggalkan komentar

Anak badung atau nakal di kelas sudah lumrah kita jumpai dalam pergaulan sewaktu kita masih duduk di bangku sekolah lanjutan atas. Ada anak yang tidak kapok disetrap gurunya gara-gara kenakalannya sudah melampaui batas, sehingga orang tua si anak dipanggil guru untuk datang ke sekolahan. Setelah dinasihati guru pembimbing disaksikan orang tua siswa, anak berjanji untuk tidak mengulangi  lagi perbuatannya.

Tapi dasar namanya anak badung, sekali dinasehati tidak mempan, malah mengulangi lagi kenakalannya. Kali ini dua siwa kelas III SMA Simi Valley di California, AS ingin meninggalkan kenang-kenangan sebelum lulus ujian. Dua siswa ini membuat ulah dengan cara mengelem lebih dari 100 pintu di sekolah mereka sehingga tidak bisa dibuka.

Lagi

CARA KERJA PIKIRAN MENERIMA INFORMASI ( 1 ).

Tinggalkan komentar

Kita adalah apa yang kita pikir dan rasakan. Jika positip maka yang akan muncul adalah pikiran dan perasaan positip, yang akan mengakibatkan perilaku dan kondisi positif pula. Salah satu kunci keberhasilan kita adalah mampu berkomunikasi kepada diri sendiri ( self talk ). Bagaimana caranya melakukan dengan tepat?

Demikianlah Amelia Hirawan seorang psikolog dan praktisi neuro linguistic programing ( NLP ) yang tinggal di Semarang menulis prolog dengan judul Ambil Yang Positif, Buang Pikiran Negatif dalam serial Mind, Body and Soul Intisari yang terbit beberapa tahun lalu, masih relevan dengan kondisi sekarang ini di mana tingkat pikiran yang semrawut akan mempengaruhi susana hati seseorang.

Lagi