Beranda

ORANG SWISS GEMAR MENYANTAP INI.

Tinggalkan komentar

Sebuah kelompok hak asasi hewan melaporkan, ratusan ribu orang Swiss memiliki kebiasaan menyantap daging anjing dan kucing. Karena itu, mereka menghendaki  dibuat regulasi untuk menghapus kebiasaan itu. Selasa ( 25/11 ), mereka  mengajukan kepada para anggota parlemen Swiss, agar lembaga ini  mau membuat undang-undang  yang melarang manusia memakan hewan peliharaan.

Miturut  Kantor Peternakan dan Keamanan Makanan Swiss, orang Swiss dilarang menjual daging kucing dan anjing, tetapi hukum tak melarang mereka memakan hewan  peliharaan. ” Sekitar  3 persen orang Swiss diam-diam menyantap daging kucing dan anjing, ” ujar Tomi Tomek, pendiri dan presiden kelompok perlindungan hewan SOS Chats Noiraigue, kepada AFP. Lagi

TIDAK BOLEH BICARA SAAT SEDANG MAKAN.

3 Komentar

Kita punya mulut untuk  bicara kepada siapa saja yang kita kenal. Bicara bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan dalam suasana apa saja. Pokoknya orang bicara itu bebas dan dijamin undang-undang, asalkan yang  dibicarakan hal-hal yang bermanfaat. Kalau bicara soal gosip yang sekarang ini lebih banyak menyorot soal korupsi, perselingkuhan sudah ada ahlinya yang mengurusi.

Kembali ke masalah mulut yang tidak boleh digunakan, rasanya rada aneh kalau ada peraturan semacam ini diberlakukan. Apalagi kalau  bicara dengan mulut sendiri sah-sah saja dan tidak ada yang melarang. Justru larangan bicara ini baru saja diberlakukan kepada pengunjung restoran dimana dibikin peraturan selama makan di restoran, tamu tidak boleh bicara kepada lawan bisnisnya.

Lagi

COOKISTO TEMPAT KUMPUL JURU MASAK.

Tinggalkan komentar

Urusan perut lapar dikaitkan dengan kelezatan masakan yang diolah koki profesional tampaknya ada kaitan erat sehingga orang lain juga ingin merasakan lezatnya masakan sang koki tersebut. Selain juru masak profesional ada pula juru masak amatir yang pandai mengolah bahan makanan menjadi masakan lezat. Karena itu tidak ada bedanya antara koki profesional dengan amatir, toh dua-duanya adalah orang yang pandai memuaskan lidah manusia dalam hal menyantap masakan  hasil olahannya.

Tampaknya kepandaian memasak seorang koki yang bisa memuaskan selera pelanggan masakan sebuah rumah makan, bisa dijadikan ide bisnis yang menguntungkan. Karena itu untuk meraih gelar master di bidang entrepreneurship, Michalis Gkontas membuat rencana bisnis. Dibentuklah Cookisto, sebuah komunitas online yang mempertemukan juru masak amatir dan orang urban yang kelaparan.

Lagi