Beranda

ANGKA KEMATIAN IBU HARUS TURUN.

Tinggalkan komentar

Badan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk Anak-anak ( Unicef ) menilai Indonesia telah mencapai kemajuan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Unicef mengatakan, sejak tahun 1990, angka kematian ibu dan anak Indonesia mengalami penurunan lebih dari setengah setiap tahunnya. Tentu saja hal ini merupakan kemajuan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Milenium ( MDG ) 2015.

Keberhasilan menurunkan angka kematian ibu dan anak saat bersalin dikarenakan faktor kesehatan ibu dan bayi. Data menunjukkan, tingkat kematian balita di kalangan keluarga miskin lebih dari tiga kali lipat dibandingkan rumah tangga terkaya.  Oleh karena itu Unicef menyoroti disparitas antara masyarakat dan kelompok sosial-ekonomi yang jelas terlihat di sektor kesehatan.

Lagi

MENGENAL MESOTHERAPY.

1 Komentar

Badan gemuk karena terapi hormon atau setelah melahirkan mungkin tidak  masalah. Yang penting keinginan memiliki keturunan sudah tercapai. Baru menjadi masalah adalah kalau paska melahirkan tubuh tidak kunjung langsing kembali.

Kalau sudah begitu berbagai cara pun dilakukan untuk mengembalikan tubuh ke bentuk semula. Mulai dari diet karbohidrat, minum berbagai obat pelangsing yang terkadang  membahayakan kesehatan tubuh. Lalu kalau belum puas dengan cara di atas, sedok lemak yang menelan biaya puluhan juta rupiah pun dikeluarkan demi mendapatkan tubuh lansing, singset, padat dan tetap awet muda.

Lagi

ASMA TINGKATKAN RISIKO PERSALINAN PREMATUR.

1 Komentar

Perempuan dengan asma yang tidak terkontrol dengan baik berisiko lebih tinggi melahirkan prematur ataupun bayi yang dilahirkan berberat badan rendah. Demikian dilansir BBC, Rabu ( 13/7 ). Para ahli dari Australia dan Amerika yang meneliti hal itu juga menemukan kaitan asma dengan komplikasi seperti pre-eklamsia.

Hasil studi asma yang melibatkan lebih dari satu juta perempuan dipublikasikan di jurnal internasional Obstetrics and Gynaecology baru-baru ini. Mereka menemukan perempuan dengan asma melahirkan bayi dengan berat rata-rata lebih rendah 93 gram dibandingkan dengan ibu tanpa gangguan asma.Ibu yang mengalami asma juga meningkat risiko pre-eklamsia setidaknya 50 persen. Resiko bersalin lebih cepat daripada waktunya meningkat 23 persen.

Lagi