Selama ini, penghitungan waktu kematian manusia melalui serangga di fase awal dan akhir pembusukan jasad. ” Teknik tergantung suhu, cuaca, dan lokasi, ” tulis tim peneliti yang dipimpin Nathan Lents dari Jay College, University New York, Amerika Serikat, Kamis ( 11/12 ). Kini, waktu kematian bisa dideteksi lebih akurat dengan nekobioma, mikroba pada pembusukan jasad.

Lagi

Iklan