Terlindunginya seseorang dari penyakit malaria yang paling ganas berkaitan dengan variasi genetika sel darah merahnya. Pusat Penelitian Genetika Manusia Institut Wellcome Trust Sanger, Inggris, menemukan pengaturan gen reseptor glikoforin sel darah merah menurunkan risiko malaria berat hingga 40 persen. Variasi gen glikoforin itutak umum di Afrika, kawasan dengan penularan malaria tertinggi di dunia sekaligus penyebaran Plasmodium faleiparum, parasit pemicu malaria terganas.

Lagi