Untuk pertama kalinya, tim gabungan ahli kimia dan ahli teknik dari Penn State University, AS, menempatkan motor sintetik supermini di dalam sel manusia, yakni sel HeLa ( sel kanker serviks yang biasa untuk penelitian ). Nanomotor lalu digerakkan secara magnetik dan didorong menggunakan gelombang ultrasonik. Partikel metal berbentuk seperti roket itu bergerak di dalam sel, berputar, dan membentur dinding sel.

” Saat nanomotor bergerak dan membentur struktur dalam sel, sel menunjukkan respons mekanis, internal yang tidak pernah dilihat sebelumnya, ” kata Tom Mallouk, Guru Besar Kimia Material dan Fisika di Penn State University, kepada Sciencedaily, Senin ( 10/2 ). Ada peluang memanfaatkan nanomotor untuk penelitian biologi sel serta mengobati kanker dan penyakit lain dengan mengubah sel dari dalam.

Lagi

Iklan