Beranda

LIMA KERBAU MAU KELUAR DARI JALAN TOL JIKA DIANGKAT MESIN DEREK.

Tinggalkan komentar

Aparat kepolisian di Jerman, Minggu ( 13/5/2018 ) malam, dibuat pusing tujuh keliling oleh lima kerbau yang kesasar masuk ruas jalan tol di dekat Leverkusen, wilayah barat Jerman. Seolah merasa nyaman mondar-mandir di jalan tol, kelima kerbau itu seperti tak mau dihalau keluar dari jalan tol. Aparat kepolisian dilaporkan butuh waktu sekitar sembilan jam untuk mengatasi masalah kerbau-kerbau yang menyelonong masuk jalan tol.

Itu pun setelah mesin derek ( crane ) didatangkan untuk mengangkut kerbau-kerbau tersebut. Miturut laporan kantor berita Jerman, DPA, kerbau-kerbau itu termasuk dua anak kerbau, lepas dari sebuah lapangan, Minggu malam, dan berjalan masuk ke jalan tol jalur A3 di dekat Leverkusen. Ruas jalan tol tersebut terpaksa ditutup sementara.

Lagi

PESELANCAR LAYANG-LAYANG SENANG PARIS KEBANJIRAN.

Tinggalkan komentar

Bencana banjir pasti membuat kesal banyak warga, terutama warga yang terkena dampak, karena aktivitas harian mereka terganggu. Apalagi, jika banjir itu sampai merendam rumah atau jalanan kota yang menyebabkan denyut kehidupan warga bisa terhenti. Di Paris, Perancis, yang dilanda banjir, Rabu ( 31/1 ), sekelompok peselancar layang-layang, justru bersukacita karena banjir.

Lagi

BURUNG HANTU TERJERAT JARING GAWANG LAPANGAN BOLA.

Tinggalkan komentar

Saat seseorang terperangkap, tentu tidak akan merasa nyaman. Apalagi jika tidak mampu membebaskan diri dari perangkap tersebut. Tentu orang itu akan meronta, berteriak-teriak meminta tolong supaya bisa lepas dari perangkap tersebut.

Hal itu juga dialami oleh seekor burung hantu di Kennebec, South Dakota, Amerika Serikat. Dalam video pada laman UPI tampak seekor burung hantu meronta-ronta karena jemari dan sayapnya terperangkap jaring gawang lapangan bola. Seorang pria merekam upaya seseorang membebaskan burung hantu yang semula terbang bebas dan kemudian tak bisa lagi terbang karena menabrak jaring gawang lapangan bola.

Lagi

RUMAH SEMENTARA BAGI PENGUNGSI.

Tinggalkan komentar

Para korban tsunami di Prefekture Iwate Jepang sedikit lega dengan hampir selesainya pembangunan hunian sementara oleh para relawan. Tiap rumah dilengkapi dengan mesin pendingin, mesin cuci dan televisi di setiap kamarnya. Mengingat paska bencana gempa diikuti tsunami 11 Maret 2011 lalu, banyak warga Jepang yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Tercatat 163 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Di Rikuzentakata sebuah perkampungan nelayan didirikan 26 rumah sementara dan telah siap dihuni. Rencananya hari minggu nanti akan mulai ditempati. Di kota tersebut lebih dari 1600 orang tewas dan 1200 lainnya masih belum diketahui nasibnya.

Lagi