Beranda

INGIN MARAH DI SMASH HARUS BAYAR 158 YUAN.

Tinggalkan komentar

Warga Beijing, China, kini punya tempat melampiaskan kemarahan. ” Ruang untuk marah ” itu diberi nama Smash, dibuka sejak September lalu, sebagai semacam katup pelepas rasa marah atau frustasi di tengah tekanan hidup di kota besar seperti Beijing. Tidak gratis memang. Pengunjung dikenai bayaran sesuai benda yang akan menjadi sasaran pelampiasan kemarahan.

Qiu Siyu, siswi SMA, dan dua rekannya membayar 158 yuan ( sekitar 23 dollar AS atau Rp 325.000 ) untuk menghabiskan waktu setengah jam di Smash, menghancurkan botol, radio tua, telepon, alat pengeras suara, alat pemasak nasi, dan maneken dengan tongkat pemukul bisbol. Saat melampiaskan kemarahan dengan menghancurkan perkakas itu, pengunjung bisa minta musik yang diinginkan dan diputar keras-keras. Agar tidak terkena pecahan, pengunjung mengenakan alat pelindung kepala.

Lagi

POLUSI, AKTIVITAS FISIK DI KOTA TETAP BERMANFAAT.

Tinggalkan komentar

Aktivitas fisik di kota kerap menimbulkan kekhawatiran terpapar polusi udara. Di Inggris, misalnya, polusi udara berkontribusi pada 40.000 kematian dini. Miturut Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO, tingkat polusi udar rata-rata di kota 22 mikrogram per meter kubik.

Lagi

ECLIPSE NAIK BUS KOTA SENDIRIAN MENUJU TAMAN ANJING.

Tinggalkan komentar

Seekor anjing di kota Seattle, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, selama beberapa minggu terakhir rutin menumpang bus sendirian untuk menuju taman anjing. Tentu saja, anjing Labrador hitam bernama Eclipse ini tak membayar ongkos bus. ” Saya tidak tahu dia bisa membaca kebijakan tarif bus, ” kata Jeff Switzer, juru bicara Metro Transit yang mengelola bus di Seattle, berkelakar, seperti dikutip FoxNews.com, Rabu ( 14/1 ).

Sopir dan penumpang bus di wilayah Belltown itu sudah terbiasa dengan kehadiran Eclipse. Anjing perempuan ini naik bus tanpa ragu-ragu dari halte, berjalan di dalam bus, dan akhirnya duduk manis di kursi yang dekat jendela. Selama perjalanan menuju taman anjing, Eclipse biasanya melihat-lihat lewat jendela, menyaksikan pemandangan kota.

Lagi

MEDITASI SAMBIL NYETIR MOBIL?

6 Komentar

Melindacare dalam blognya menulis bahwa  Meditasi akhir-akhir ini menjadi satu ” ilmu ” baru yang dapat dijadikan pegangan hidup seseorang. Memang sebelumnya meditasi sering dikaitkan dengan ilmu gaib dan hal mistis lainnya. Namun setelah dilakukan berbagai riset dan percobaan yang membuktikan meditasi memiliki manfaat besar baik bagi kesehatan batin juga jasmani, maka meditasi telah diterima dengan baik.

Sebuah riset yang dilakukan Richard Davidson dari Universitas Wisconsin, membuktikan dengan meditasi secara teratur, otak dapat berubah dari penentangan yang menimbulkan stres menjadi penerimaan yang menimbulkan sifat merasa puas dan menerima. Penelitian yang dilakukan Kabbat Zinn bersama Richard Davidson, menunjukkan dengan berlatih meditasi bukan hanya memiliki  antibody lebih banyak, tetapi juga aktivitas mentalnya lebih baik.

Lagi

RITUAL MUDIK BERLEBARAN DI KAMPUNG HALAMAN.

3 Komentar

Ritual mudik dalam minggu ini mendominasi pemberitaan di media massa. Baik media tulis, elektronik dan internet beramai-ramai memberitakan ritual tahunan yang satu ini menyusul dengan telah akan selesainya bulan Ramadhan. Istilah mudik barangkali bisa disamakan dengan kembali ke asal alias udik tempat di mana kita dilahirkan dan dibesarkan dengan segala pengalaman suka duka oleh orangtua yang telah merawat dan membesarkan diri kita. Kembali ke udik alias kampung ( kalau belum tergusur atau tenggelam ) akibat korban pembangunan, boleh jadi membawa makna bagi pelakunya, yaitu pulang ke kampung halaman.

Mudik hal lumrah dilakukan oleh semua manusia di belahan dunia manapun kendati pun tidak selalu dikaitkan dengan ritual puasa bagi umat Islam. Termasuk di sini pelaku mudik oleh orang Indonesia yang cinta kepada kampung halaman untuk sekedar ditengok sekalipun untuk melakukannya perlu persiapan matang mulai dari ongkos perjalanan, kendala di perjalanan hingga oleh-oleh apa yang pantas dipersembahkan kepada kerabat tercinta di kampung halaman yang bersiap menunggu pelaku mudik. Mudik yang dihubungkan dengan momentum lebaran menjadi sebab utama kenapa ritual tahunan yang terjadi setahun sekali tidak dirayakan bersama kerabat di kampung halaman.

Lagi

MENCOBA FREE HOTSPOT REIKI.

1 Komentar

Judul diatas sehat dengan reiki dapat begitu mencoba free hot spot internet di pedalaman kota kecil di Jawa Timur. Terlintas dalam ingatan saya bahwa fasilitas internet gratis selain di kota besar seperti di Pusat Perbelanjaan Modern di kawasan niaga Glodog Jakarta Barat, juga ada di kawasan perdagangan kota kabupaten yang ada di pedalaman kota kecil Jawa Timur, saat ini telah disediakan internet gratis bagi pengunjung kawasan itu.  Di kawasan ini pengunjung dapat memanfaatkan waktu untuk mencari segala informasi melalui jaringan internet gratis yang dibuka selama 24 jam non stop.

Masing-masing pengelola mall di kota besar atau kecil saat ini hampir tidak pernah ketinggalan memanjakan pengunjung dengan berbagai fasilitas gratis di jaman modern dengan menyajikan internet gratis. Letak internet gratis di lantai 2 mall ini berada satu lantai di area restaurant dan warung yang ada di pertokoan ini dengan harapan pengunjung yang datang di samping berselancar di internet juga bisa berselancar di warung dengan membeli makanan dan minuman. Tentu saja berselancar di internet gratis tetapi untuk memanjakan perut harus membayar.

Lagi

FREE HOTSPOT REIKI.

Tinggalkan komentar

Judul diatas sehat dengan reiki dapat begitu mencoba free hot spot internet di Pedestrian Jalan Slamet Riyadi Solo di wilayah Purwotomo Solo, Sabtu pagi lalu. Terlintas dalam ingatan saya bahwa fasilitas di pedestrian kaki lima di kawasan Purwotomo saat ini telah disediakan internet gratis bagi pejalan kaki yang ingin istirahat di taman pedestrian sambil membuka laptop. Di kawasan ini pengunjung dapat memanfaatkan waktu untuk mencari segala informasi melalui jaringan internet gratis yang dibuka 24 jam non stop.

Free hot spot gratis sebelumnya yang sehat dengan kundalini reiki manfaatkan ketika melakukan aksi donor darah di kawasan Glodog Jakarta Barat bulan lalu. Di kawasan itu pengelola mall di kota besar seperti Jakarta ini hampir tidak pernah ketinggalan memanjakan pengunjung dengan berbagai fasilitas gratis di jaman modern dengan menyajikan internet gratis. Letak internet gratis di lantai 2 mall ini berada satu lantai di area restaurant dan warung yang ada di pertokoan ini dengan harapan pengunjung yang datang di samping berselancar di internet juga bisa berselancar di warung dengan membeli makanan dan minuman. Tentu saja berselancar di internet gratis tetapi untuk memanjakan perut harus membayar.

Lagi