Pada saat rekaman gambar baik di studio atau lokasi film, pimpinan kerabat kerja produksi film dipegang oleh Sutradara atau Pengarah Acara. Sutradara mengarahkan pemain dan dibantu kerabat kerja teknik seperti juru kamera, suara, penata lampu, make up, pencatat adegan juga penata artistik. Mereka bekerja bersama-sama sebagai team work dan tentu saja didukung oleh para pemain atau artis yang membintangi jalannya shooting film televisi.

Film televisi saat itu menggunakan sistem pengambilan gambar direct recording, yaitu suara langsung direkam di lokasi kejadian. Juru kamera mengambil gambar mengunakan kamera Arri BL, ST, SR sedangkan juru suara merekam suara dengan peralatan Nagra. Metode kerja dalam rekaman gambar film televisi saat itu adalah double sistem, dimana gambar dan suara terpisah tempatnya. Film menggunakan ukuran 16 mm sedangkan pita suara ukuran 1/4 inchi yang nantinya saat akan editing di studio, pita ini ditransfer ke format 16 mm.

Lagi