Beranda

OVER DOSIS REIKI LAKUKAN GROUNDING.

Tinggalkan komentar

Melakukan upaya mencegah penyakit lebih penting daripada mengobati penyakit. Dengan kata lain seharusnya sejak kita resmi menjadi praktisi reiki, mulai sekarang harus rajin memelihara kesehatan pribadi dengan menyalurkan reiki ke diri sendiri. Sebagai praktek tambahan, memberanikan diri menerapi pasien yang sakit, jika diminta atau menawarkan terapi reiki jika yang bersangkutan setuju alias OK.

Gabungan  SH dan OH dalam praktek reiki sebenarnya praktek membuang energi negative penyakit yang bersarang dalam tubuh agar keluar dan menggantikannya dengan energi positif penyembuhan, dalam hal ini energi reiki atau orang lain menyebutnya bio energi. Setelah rajin menyalurkan reiki, apakah kita juga dijamin kebal akan energi negatif penyakit ? Seorang reiki master atau praktisi reiki jika sudah lelah karena sibuk bekerja dan kurang istirahat, daya tahan tubuh melemah dan bisa juga sakit.

Lagi

MENJAGA KESEIMBANGAN CHAKRA.

Tinggalkan komentar

Postingan yang lalu sehat dengan reiki menulis tentang menyeimbangkan chakra utama dalam tubuh energi. Sekarang langkah apa lagi setelah semua chakra utama diseimbangkan, apakah perlu latihan yang menguras tenaga layaknya kita ini atlet olahraga yang hendak bertanding di event olahraga tingkat nasional? Tidak sahabat…yang perlu kita lakukan adalah grounding yang maknanya terhubung ke bumi agar semua energi negative penyakit yang ada dalam tubuh dibuang ke dalam bumi lewat meditasi grounding.

Belajar dan mempraktekkan reiki yang perlu diketahui adalah adanya chakra yang ada dalam tubuh eterik atau tubuh energi diri kita sendiri. Chakra-chakra utama terhubung nadi utama yang disebut shusumna yang terletak di belakang dan sejajar dengan tulang belakang. Ketujuh chakra utama saling berhubungan melalui nadi shusumna, saling berpengaruh dan interaktif. Keseimbangan chakra utama ini harus dijaga melalui meditasi grounding.

Lagi