Beranda

KARYA SENI THE BRIDGE ON THE RIVER KWAI.

Tinggalkan komentar

The Bridge on the River Kwai, film tentang Perang Dunia II yang dibuat tahun 1957 dan diadaptasi dari novel Perancis berjudul Le Pont de Riviere Kwai karya Pierre Boulle, merupakan kisah fiksi. Sekalipun demikian kisah ini tetap memiliki latar belakang sejarah. Meskipun tak ada sungai bernama Kwai, juga tak ada jembatan yang dibuat dari kayu dan bambu oleh para prajurit Inggris yang menjadi tahanan pada Perang Dunia II.

Kisah itu berdasarkan pada pembangunan jalur kereta api sepanjang 415 kilometer antara Bangkok ( Thailand ) dan Rangoon ( Myanmar ) oleh kekaisaran Jepang dengan memanfaatkan kerja paksa penduduk setempat. Jalur kereta api ini  melintasi jembatan yang berada di atas Sungai Mekong dan beroperasi dari tahun 1943 sampai tahun 1947. Selain penduduk setempat yang dipekerjakan paksa, lebih dari 180.000 warga sejumlah negara di Asia dan 60.000 tahanan Sekutu, turut serta membangun jalur kereta api maut tersebut.

Lagi

WARGA SOMALIA TERPAKSA MENGUNGSI KE KENYA.

Tinggalkan komentar

Direktur tanggap darurat program pangan dunia menyatakan kondisi kelaparan yang sangat mengenaskan telah terjadi di Somalia Selatan. PBB saat ini menyebutkan ribuan warga Somalia yang kelaparan telah melarikan diri ke kamp-kamp pengungsi di Dadaab Kenya, Rabu ( 20/7 ). Pihak PBB mengungkapkan kelaparan di wilayah Somalia Selatan sangat mengkhawatirkan dan berharap para donatur untuk segera memberikan bantuannya.

Lagi

KONDISI KEMANUSIAAN RAKYAT SOMALIA.

Tinggalkan komentar

Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk Somalia, Mark Bowden menyatakan kondisi kehidupan rakyat Somalia saat ini semakin buruk. Selain itu Somalia mengalami krisis pangan yang parah dan tingkat kekurangan gizi sangat tinggi. Dalam konferensi pers di markas PBB di New York, Rabu ( 29/6 ), ia mengatakan sekitar 30 persen anak-anak di negeri itu menderita kekurangan gizi akut.

Anak-anak Somalia yang tinggal di pedesaan menderita kekurangan gizi akut.

Tingkat kematian di wilayah pedesaan dan daerah miskin terus bergerak naik. Untuk menghindari kelaparan, sebagian warga Somalia terpaksa mengungsi ke negara tetangga. Mark Bowden mengatakan penyebab terjadinya krisis pangan adalah gagalnya pertanian akibat musim kering berkepanjangan dan tingginya harga bahan pangan.

Mark Bowden, koordinator kemanusiaan PBB untuk Somalia.

Harga pangan pada tahun 2011 telah mengalami kenaikan 270 persen dari tahun sebelumnya. Sementara persediaan pangan di beberapa daerah di Somalia semakin menipis. Mark Bowden menghimbau masyarakat internasional dan organisasi kemanusiaan internasional segera memberikan bantuan kepada rakyat Somalia.

Badan kemanusiaan PBB saat ini hanya mampu memenuhi 40 persen dari kebutuhan pangan di negeri itu. Pada awal tahun 2011 pemerintah Somalia telah mengajukan permohonan bantuan kepada 15 badan PBB dan 90 organisasi non pemerintah internasional.

Sumber : Reuters/Somalia.