Beranda

PRIA CHINA TERJEBAK DALAM BILIK KACA MESIN ATM.

Tinggalkan komentar

Seorang pria di China ditangkap pada Minggu ( 26/2 ) setelah ketahuan berusaha memasang alat pembaca kartu disebuah mesin ATM. Pada saat yang sama, ia juga berupaya memasang kamera di lokasi ATM itu. Menggunakan topeng dan rambut palsu, pria ini masuk ke bilik kaca ATM Bank Zhesang Cabang Guangzhou, Provinsi Guangdong, pukul satu dini hari, Minggu.

Miturut rekaman kamera pengawas, ia memasang kamera kecil serta alat untuk mencuri informasi yang tersimpan di kartu ATM. Semua proses tersebut hanya membutuhkan waktu 70 detik atau 1 menit 10 detik. Tanpa diketahuinya, beberapa petugas keamanan ATM, antara lain Feng, mengawasi semua proses itu dari jauh lewat layar monitor.

Lagi

CHENG KAO MABUK KARTU ATM NYA TERTELAN MESIN.

1 Komentar

Jangan pernah ambil uang di ATM dalam keadaan mabuk. Pesan singkat ini seharusnya dimengerti Cheng Kao, pemuda asal Zhejiang, Tiongkok. Karena ulah perbuatannya itu, terpaksa Cheng merogoh kocek dalam-dalam untuk mengganti bilik ATM yang rusak.

Peristiwa berawal saat Cheng yang sedang mabuk masuk bilik ATM. Entah kenapa tiba-tiba pintu bilik ATM itu menutup rapat sehingga tidak bisa dibuka. Saat itu Cheng tengah memasukkan kartu ATM dan memencet nomor PIN miliknya sebanyak tiga kali, tetapi salah nomernya. Akhirnya  kartu ATM nya tertelan mesin.

Lagi

MEMBUNGKUS KARTU ATM DENGAN BOLA ENERGI REIKI.

Tinggalkan komentar

Kasus pembobolan anjungan tunai mandiri atau ATM begitu sahabat sehat dengan intinya inti reiki menyebut beberapa waktu lalu tentu saja membuat khawatir pemilik deposito dan tabungan yang disimpan di bank. Akibat pembobolan tadi, dana nasabah yang tersimpan di sejumlah bank raib sekitar Rp. 5 miliar dan tentu saja membuka kesadaran kepada kita semua bahwa transaksi elektornik tidak selamanya aman. Demikian sepenggal prolog artikel dengan judul ” Seberapa aman E-banking?” di Kompas Selasa tanggal 9/03/10.

Lebih lanjut tulisan tadi mengulas kasus pembobolan ATM bukanlah suatu yang kerap dan mudah terjadi. Karena pembobolan ATM dan juga saluran E-Banking lainnya hanya terjadi jika kombinasi kelalaian dari pihak bank maupun nasabah itu sendiri. Dari pihak bank lalai membiarkan ATM tanpa dilengkapi alat anti-skimming dan ketidakdisiplinan bank mengawasi ruang di mana ATM berada sehingga tidak memantau adanya kamera tersembunyi atau skimming yang ditaruh di mulut ATM oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Adapun kelalaian nasabah terjadi tidak menjaga personal identification number (PIN) dengan baik sehingga bocor ke telinga orang lain.

Lagi