Beranda

MINUM ANGGUR NAIKKAN RISIKO KANKER.

Tinggalkan komentar

Dampak minuman beralkohol terhadap peningkatan risiko kanker kurang dipahami masyarakat. Padahal, alkohol adalah zat karsinogenik atau pemicu kanker. Studi yang dipimpin Theresa Hydes dari Departemen Gastroenterologi dan Hepatologi Rumah Sakit Pendidikan Southampton NHS Foundation Trust, Inggris, yang dipublikasikan di British Medical Journal Public Health, Kamis ( 28/3/2019 ), menunjukkan, minum sebotol atau 750 milimeter anggur seminggu meningkatkan risiko kanker yang sama dengan mengonsumsi 5 batang rokok seminggu pada laki-laki dan 10 batang rokok seminggu pada perempuan.

Lagi

KONSUMSI DAGING OLAHAN BERLEBIH PICU KANKER.

Tinggalkan komentar

Konsumsi produk daging olahan seperti bacon dan sosis meningkatkan risiko kanker payudara. Tinjauan studi menemukan, perempuan yang makan daging olahan berlebihan berisiko kanker lebih tinggi 9 persen dibandingkan dengan yang makan sedikit daging olahan. Itu menegaskan temuan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) bahwa daging olahan memicu kanker.

Lagi

DAGING OLAHAN PICU KANKER.

Tinggalkan komentar

Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO menetapkan aneka daging olahan, seperti sosis, ham, dan bacon, memicu terjadinya kanker. Penetapan ini didasarkan penelitian Lembaga Riset Kanker Internasional ( IARC ). Konsumsi 50 gram daging olahan setiap hari, kurang dari dua potong bacon, tingkatkan risiko kanker usus besar ( kolorectal ) 18 persen.

Lagi

TERAPI MINYAK DI AZERBAIJAN.

Tinggalkan komentar

Seorang lelaki duduk di bak mandi sambil dibersihkan punggungnya dari minyak mentah dalam sesi terapi di Naftalan Health Center di Baku, Azerbaijan, Sabtu  ( 27/6 ). Menurut Hashimov, dokter spesial tempat tersebut, minyak dapat menyembuhkan lebih dari 70 jenis penyakit, termasuk penyakit kulit dan impotensi. Pusat kesehatan di Naftalan itu menarik banyak orang dari Rusia, Kazakhstan, dan Jerman.

Lagi

KANKER PAYUDARA DAN PARU.

1 Komentar

Tes genetik dapat memprediksi kanker payudara bertahun-tahun sebelum didiagnosis. Penemuan yang ditulis di jurnal Cancer Research ini, seperti dikutip BBC, Selasa ( 1/5 ), bisa mengarahkan dilakukannya tes darah sederhana untuk memeriksa perempuan.

Tes untuk melihat bagaimana gen diubah faktor lingkungan , seperti alkohol dan hormon, sebuah proses  yang dikenal epigenetik. Satu dari lima perempuan diperkirakan punya genetik seperti ini yang mengandalkan risiko kanker payudara.

Lagi