China mengirimkan dua pesawat khusus dari Shanghai untuk mengevakuasi warganya dari Libya, Sabtu 26/02. Sementara itu kapal angkatan laut China bergerak ke perairan di sekitar Libya untuk melindungi kapal yang akan mengevakuasi warga China keluar dari Libya.

Dua pesawat airbus milik maskapai penerbangan China Easthern pagi itu bertolak dari bandar udara Pudong dan Hongqiao, Shanghai menuju Malta. Menurut rencana kedua pesawat itu akan mengevakuasi sekitar 540 warga China dari Libya. Kedua pesawat itu dijadwalkan berangkat Jumat pagi, namun mengalami penundaankarena cuaca buruk serta padatnya penerbangan di Malta.

UNHCR: 100.000 orang asing mulai tinggalkan Libia.

Malta yang menjadi pusat transfer berbagai negara yang warganya tinggal di Libya dan hendak dievakuasi keluar dari Libya, menyusul huru-hara aksi demonstran menentang rezim Kadhaffi. Di saat yang sama sebuah kapal frigat dari armada Xuzhou juga bertolak menuju perairan di sekitar Libya. Kapal ini dikerahkan untuk mendukung dan melindungi kapal-kapal yang akan mengevakuasi warga negara China keluar dari Libya.

Maskapai China Easthern melakukan persiapan khusus untuk menjalankan misi evakuasi ini. Setiap pesawat didukung oleh tim 3 awak yang bertugas bergantian dan 4 penjaga keamanan. Mereka juga mempersiapkan lebih banyak makanan, air dan buah-buahan bagi para penumpang yang akan dievakusai keluar dari Libya.

Sumber : World/China – Flights and Fleet Sent to Libya.