Beranda

SEBAGIAN SUPLEMEN TAK MEMBERI MANFAAT.

Tinggalkan komentar

Suplemen vitamin dan mineral yang umumnya dikonsumsi warga tidak memberi manfaat kesehatan secara konsisten. Demikian hasil studi tim peneliti di St Michael’s Hospital dan the University of Toronto yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology. Miturut kajian data di Inggris, Januari 2012-Oktober 2017, konsumsi suplemen multivitamin, vitamin D, kalsium, dan vitamin C tidak bermanfaat ataupun memicu penyakit kardiovaskular.

Lagi

DIET PRODUK OLAHAN SUSU GANGGU KESEHATAN TULANG.

Tinggalkan komentar

Diet susu dan produk olahan susu menjadi bom waktu bagi kesehatan tulang kaum muda.  Survei oleh Perhimpunan Osteoporosis Nasional di Inggris menyebut, 1 per 5 dari mereka yang berusia di bawah 25 tahun mengurangi konsumsi produk susu. Itu berisiko mengganggu kesehatan tulang jika asupan kalsium dari pangan lain kurang.

Survei dilakukan pada 2.000 orang dewasa, termasuk 239 orang berusia di bawah 25 tahun dan 339 orang berusia 25-35 tahun. Susu dan produk olahan susu ialah sumber kalsium.

Lagi

VITAMIN D BISA BANTU MENCEGAH INFLUENZA.

Tinggalkan komentar

Vitamin D dari sinar matahari diketahui berfungsi mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh serta mendorong pertumbuhan dan pemeliharaan  kesehatan tulang, gigi, dan otot. Namun, tim peneliti dari Queen Mary University, London, Kamis ( 16/2 ), menunjukkan, vitamin D juga bisa mencegah influenza dan pilek dengan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap bakteri dan virus. Tim ini menguji pemberian suplemen vitamin D kepada 11.321 orang dalam 25 kelompok.

Lagi

VITAMIN D BANTU ATASI GAGAL JANTUNG.

Tinggalkan komentar

Manfaat vitamin D ternyata tak hanya untuk kesehatan gigi dan tulang. Paparan tim Rumah Sakit Pendidikan Leeds, Inggris, pada pertemuan Perhimpunan Ahli Kardiologi Amerika Serikat, Senin ( 4/1 ), suplemen vitamin D mampu memperbaiki kemampuan jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Uji dilakukan kepada163 penderita gagal jantung yang rata-rata berumur lebih dari 70 tahun.

Lagi

KONSUMSI SUSU TAK TURUNKAN RISIKO PATAH TULANG.

Tinggalkan komentar

Konsumsi susu dalam jumlah banyak tak menurunkan risiko patah tulang. Demikian hasil studi yang dipublikasikan pada British Medical Journal. Riset di Swedia menunjukkan, perempuan yang minum lebih dari tiga gelas susu per hari cenderung mengalami patah tulang dibandingkan yang minum lebih sedikit.

Namun, para peneliti menyatakan, riset itu hanya menunjukkan kecenderungan, sebaliknya tak diinterpretasikan sebagai bukti bahwa mengonsumsi susu yang banyak menyebabkan patah tulang. Faktor seperti alkohol dan berat badan ikut berperan. Selama ini, susu direkomendasikan sebagai sumber kalsium.

Lagi

AKTIVITAS FISIK TERGANGGU JIKA TULANG SAKIT.

Tinggalkan komentar

Beraktivitas dengan bergerak bebas menjadi impian banyak orang. Artinya semua orang bebas bergerak, entah dia sehat atau sedang sakit. Bagi yang sehat tentu bergerak bebas untuk menyelesaikan pekerjaan akan merasa nyaman,  sedangkan  bagi saudara kita yang sedang sakit akan mengalami kendala.

Dengan kata lain, kondisi fisik yang kurang prima bagi saudara kita yang sakit, menjadi gangguan serius dan perlu  solusi untuk mengurangi rasa sakitnya. Salah satu penyakit yang bisa mengurangi kenyamanan bergerak adalah gangguan kesehatan tulang. Saat tulang yang menyokong tubuh mampu berdiri, duduk, rebah, dan berjalan mengalami gangguan, maka aktifitas tubuh untuk bergerak akan sulit dilakukan.

Lagi

RISIKO OSTEOPOROSIS SAAT HAMIL DAN MENYUSUI.

Tinggalkan komentar

Mari kita perhatikan diri kita saat tengah mengandung dulu. Ada yang berubah pada fisik kita bukan? Yang tadinya postur tubuh tinggi semampai, perlahan tapi pasti  perut mulai buncit. Rasa begah pada perut semakin terasa mengakibatkan blouse yang kita pakai makin sempit, sesak dan terasa sumpek. Hal ini terjadi karena kita mulai  berisi, itu kata orang tua dulu.

Lalu apa yang perlu diperhatikan tatkala hamil ? Kebutuhan akan kalsium sudah barang tentu harus tercukupi. Masalahnya  saat wanita hamil, kebutuhan kalsium dan persiapan menyusui semakin meningkat. Tubuh dengan sendirinya memerlukan asupan kalsium.

Lagi

MEMPERHATIKAN KEPADATAN TULANG.

Tinggalkan komentar

Anda masih ada di kisaran umur 30 tahun ada baiknya memperhatikan kesehatan tulang. Karena pada masa ini, seorang dapat meningkatkan massa tulangnya dengan menerapkan gaya hidup sehat, rajin olahraga dan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium. Dengan menerapkan gaya hidup sehat tadi, diharapkan masa tulang bisa terjaga kepadatannya.

Bicara masalah kepadatan tulang sangat penting diperhatikan mengingat kepadatan tulang dibangun sejak masa kanak-kanak, remaja hingga dewasa. Puncak masa tulang khususnya wanita terjadi di usia 30 tahun. Di usia itu jika kita tidak menerapkan gaya hidup sehat, boleh jadi asupan nutrisi tidak cukup akan mengakibatkan tulang bisa rapuh dan mudah patah atau fraktur.

Lagi

WANITA LEBIH RENTAN OSTEOPOROSIS.

Tinggalkan komentar

Setiap kali mengadakan pertemuan arisan apakah itu di kantor atau lingkungan tempat tinggal, selalu saja ada pembahasan tentang gaya hidup sehat bagi wanita aktif yang saat ini masih bekerja. Pembahasan seputar kebiasaan berolahraga, padatnya jadwal kerja dan tentu saja masalah kemacetan lalu lintas dikota besar sehingga banyak menghabiskan waktu di jalan karena tidak segera sampai ke tujuan. Akibat dari tidak tahunya manfaat olahraga dikaitkan dengan tingkat stres berlebihan karena beban kerja, menyebabkan sebagian wanita pekerja mulai terserang penyakit, misalnya darah tinggi, kolesterol, gula  dan osteoporosis.

Dikaitkan dengan banyaknya aktivitas keluar rumah untuk bekerja dengan sendirinya pergerakan sendi tulang kaki seseorang akan semakin berkurang kemampuannya dalam menyangga tubuh jika sudah terindikasi penyakit osteoporosis. Sebab, penyakit ini menjadi ancaman bagi banyak orang, tak peduli berapapun usianya. Jika sudah terkena osteoporosis, kualitas hidup akan menurun karena seseorang sudah tidak bisa lagi leluasa menjalankan aktivitas dengan baik.

Lagi

ZAT BESI DAN SENG ATASI SINDROM PRAMENSTRUASI.

Tinggalkan komentar

Perempuan yang menderita sindrom pramenstruasi ( PMS ) berupa perut kembung dan mudah marah atau depresi harus memperhatikan jumlah zat besi dalam makanan. Peneliti dari Universitas Massachusetts di Amherst, Amerika Serikat menemukan, perempuan dengan asupan zat besi lebih dari 20 miligram per hari berisiko 35 persen lebih rendah menderita PMS daripada perempuan yang asupan zat besinya 10 miligram per hari.

Lagi

Older Entries