Beranda

SARAH MC CAMMON BANGGA ATAS ISI SURAT YANG DITULIS ANAKNYA.

Tinggalkan komentar

Seperti umumnya orangtua, Sarah McCammon selalu mengatakan kepada anak-anaknya bahwa Santa Klaus merupakan cerita yang menyenangkan dan hadiah Natal yang mereka kirim berasal dari manusia sungguhan. Namun, di sekolah, anaknya yang berusia enam tahun disuruh menulis surat kepada Santa. McCammon lalu mengunggah surat itu ke Twitter.

” Saya tahu daftar notifikasi Anda kosong. Dan daftar baik Anda kosong. Dan hidup Anda kosong, Anda tidak mengetahui kesulitan-kesulitan hidup yang saya alami. Selamat tinggal, ” begitu tulis si bocah.

Lagi

JIMMY MARMOT TANAH MENGGIGIT TELINGA JON FREUND.

Tinggalkan komentar

Seorang wali kota di Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat yang tiba-tiba populer di media sosial setelah telinganya digigit marmot tanah alias groundhog pada saat Grounding Day, Februari lalu, ternyata kalah dalam pemilihan pendahuluan. Jon Freund, yang terpilih sebagai Wali Kota Sun Prairie pada 2014, hanya menduduki posisi ketiga di antara para kandidat pada pemilihan Selasa lalu di Madison, suburban Wisconsin.  Sayangnya, Freund tidak bisa dimintai komentarnya sampai hari Rabu lalu.

Lagi

KLUB RUGBI BELGIA KALAH TERUS.

Tinggalkan komentar

Sebuah klub rugbi Belgia yang mengalami rekor kekalahan terbesar dalam beberapa dekade, berencana menganulir kekalahan itu dengan alasan, wasit lagi datang terlambat lebih dari satu jam. Klub Soignies, yang bermain di liga utama rugbi Belgia kalah 3-356 dari klub asal Brussels, Kituro, Minggu ( 8/2 ). Kekalahan ini nyaris menyamai rekor milik klub Vergt alias liga rugbi Perancis yang kalah 0-350 dari klub divisi III Lavardac pada 1984.

Lagi

MENANG OJO UMUK, KALAH OJO NGAMUK.

Tinggalkan komentar

Hirup pikuk kampanye jelang pemilihan anggota legislatif 9 April lusa, minggu kemaren telah usai. Ibarat pesta meriah, tentu saja meninggalkan pemandangan yang tidak biasa. Pohon, tiang listrik, pagar depan rumah saya di kampung seketika berubah poster yang tidak saya kenal identitas pemiliknya.

Setelah pesta kampanye usai,  pemilik poster yang wajahnya sumgringah, menebar janji, lengkap dengan atribut gelar kesarjanaan, tidak juga datang bertandang untuk menurunkan posternya. Yang menurunkan malah petugas kebersihan lingkungan tempat tinggal. Akhirnya janji tinggal janji yang telah diumbar lewat maklumat di poster, diperdengarkan lewat radio, televisi bahkan media sosial, tinggal kita nantikan pembukitannya, kelak jika dia terpilih.

Lagi