Beranda

LINGKUNGAN MIRIP MARS DI BUMI DITELITI.

Tinggalkan komentar

Untuk mempermudah pencarian kehidupan di Mars menggunakan wahana terbaru NASA yang akan diluncurkan pada 2020, peneliti pada Search fo Extraterrestrial Intelligence ( SETI ) Institute dan Institute Astrobiologi di Pusat Penelitian Ames, California, Amerika Serikat, meneliti sejumlah tempat ekstrem di Bumi dengan kondisi mirip Mars. ” Data yang ada diharapkan mempermudah pengarahan wahana untuk mencari kehidupan di Mars, ” kata Nathalie Cabrol, pimpinan penelitian dan peneliti senior di SETI Institute kepada live science com, Kamis ( 9/10 ).

Sejumlah tempat di Bumi yang akan diteliti adalah sumber air panas di California dan Taman Nasional Yellowstone, AS. Ada pula Pulau Axel Heiberg di wilayah Arktik, Kanada, yang memiliki sumber air asin yang mengalir sepanjang tahun meski wilayah sekitarnya beku abadi sehingga memungkinkan berkembangnya mikroba. Kondisi itu mirip keadaan Mars kuno.

Lagi

PERUBAHAN IKLIM PICU INTENSITAS KEBAKARAN HUTAN.

Tinggalkan komentar

Perubahan iklim dan kekeringan dituding menjadi penyebab memburuknya kebakaran hutan dan intensitasnya di bagian barat Amerika Serikat dalam 30 tahun terakhir. Kejadian kebakaran hutan melonjak menjadi tujuh kali setiap tahunnya sejak 1984, yang menambah luas lahan terbakar 36.000 hektar setiap tahunnya. Hasil penelitian ini dipublikasikan secara daring dalam Jurnal Geophysical Research Letters edisi 4 April 2014.

” Tiap wilayah di barat mengalami kenaikan kasus kebakaran. Tren ini konsisten dengan segala sesuatu yang kami tahu tentang bagaimana perubahan iklim akan berdampak pada kebakaran di sana, ” kata penulis utama studi Phil Dennison, ahli geografi dari Universitas Utah, AS, seperti dikutip Livescience, Jumat ( 18/4 ).

Lagi

PARTIKEL DEBU BERASAL DARI AFRIKA.

Tinggalkan komentar

Sebanyak tiga perempat dari jumlah partikel  debu yang mengelilingi atmosfer kita berasal dari Afrika. Angin berembus dari timur ke barat melintasi Gurun Sahara, menerbangkan kumpulan debu ke udara sampai Atlantik. Salah satu efek positif dari debu Sahara adalah partikel-partikel debu itu memengaruhi pembentukan badai di cekungan Atlantik.

Miturut Geo Week dalam salah satu ulasannya, mengatakan meskipun belum sepenuhnya yakin akan mekanisme yang terjadi, para ahli memastikan bahwa embusan udara kering dari pesisir Afrika berujung pada pembentukan badai-badai tropis di barat Atlantik. Akibatnya udara kering itu penuh dengan partikel-partikel debu yang masuk ke dalam atmosfer ketika melintasi Atlantik dan kemudian mengelilingi dunia. Akibatnya, belasan badai debu memenuhi udara dalam setahun terakhir ini.

Lagi

MATA SAHARA DI BARAT MAURITANIA.

1 Komentar

Formasi batuan yang besar, melingkar dan multiwarna yang terletak di barat Mauritania, dikenal sebagai Mata Sahara. Lebar batuan ini sekitar 40 kilometer dan terdiri dari lapisan batu sedimen. Orang mengenalnya sebagai nama Struktur Richat.

Lagi

BENTENG KUNO GONUR TEPE.

Tinggalkan komentar

Pemandangan benteng kuno Gonur-Tepe yang telah digali dan direstorasi, Selasa ( 2/4 ). Kota ini terletak 50 kilometer di luar kota modern Mary. Letak benteng berada di areal Gurun Kara Kum pedalaman Turkmenistan bagian barat.

Setelah digali oleh arkeolog Soviet, Viktor Sarianidi, pada abad lalu, misteri benteng kota kuno itu terbuka. Secara bertahap setiap kali penggalian dilakukan pada musim panas, ditemukan artefak-artefak baru. Selama berabad-abad kota kuno Gonur-Tepe terkubur di bawah gurun Kara Kum, wilayah barat Turkmenistan.

Lagi

GARIS NAZCA YANG UNIK DAN RUMIT.

Tinggalkan komentar

Ratusan geoglyphs purba tersebar di plato gurun di Peru yang dikenal sebagai garis-garis Nazca. Asal budaya ini merujuk pada budaya Nazca yang hidup di wilayah itu antara 400 – 650 Masehi. Garis-garis yang bentuknya rumit  itu terbentuk dari kerikil merah yang kemudian memunculkan permukaan abu-abu di bawahnya.

Lagi

PRAJURIT WANITA INGGRIS MELAHIRKAN.

Tinggalkan komentar

Hamil dalam tugas lalu melahirkan anak adalah resiko prajurit wanita Inggris yang dikirim tugas ke Afganistan. Selain lokasi penugasan yang gersang di tengah gurun pasir yang tandus dan panas, prajurit wanita Inggris harus kuat fisiknya dan dalam kondisi sehat tidak hamil. Namun dalam penugasan ternyata ada prajurit wanita yang hamil lalu melahirkan di tempat tugas.

Lagi

Older Entries