Beranda

MENELITI ASAL – USUL AIR DI PERMUKAAN BUMI.

Tinggalkan komentar

Asal-usul di permukaan bumi terus menjadi pertanyaan besar ilmuwan. Prof  Steven Jacobsen dari Northwestern University memiliki hipotesis, batuan di lapisan mantel bumi berperan terkait adanya air di atas permukaan bumi. Hal itu terutama karena adanya kandungan silikat kaya magnesium alias ringwoodite. ” Saya mengajukan pertanyaan besar, darimana air di permukaan bumi berasal, ” katanya.

Alasan dia memperlajari temuan itu karena kita bisa menelusuri masa silam, kata Jacobsen, pekan lalu. Ia mereplikasi ringwoodite, elemen yang terbentuk ratusan kilometer di bawah permukaan bumi. Upaya itu berhasil jika dia menambahkan air.

Lagi

LETUSAN GUNUNG API KURANGI PEMANASAN GLOBAL.

Tinggalkan komentar

Pemanasan bumi tahun 2000 – 2010 ternyata tidak sebesar dugaan para ahli. Padahal, peningkatan suhu pada dekade itu termasuk tinggi. Hal itu ternyata disebabkan oleh lontaran partikel dari letusan gunung pain yang justru melawan efek pemanasan global. Penelitian yang dimuat di jurnal Geophysical Research Letters menunjukkan, letusan gunung api menimbulkan efek pendinginan global.

Lagi

PERUBAHAN IKLIM TINGKATKAN AKTIVITAS VULKANIK.

Tinggalkan komentar

Letusan gunung api bisa memicu perubahan iklim. Letusan dahsyat gunung api juga memusnahkan peradaban, baik secara langsung akibat terkena material letusan maupun tidak langsung karena material letusan di atmosfer menghalangi pancaran sinar matahari ke bumi. Dampak lain dari letusan gunung api adalah memicu pendinginan global.

Lagi

GUNUNG UTURUNCU BOLIVIA.

Tinggalkan komentar

Gunung  Uturuncu sebuah gunung berapi di Bolivia telah menyita perhatian para ahli gunung berapi dalam beberapa tahun ini. Selama 20 tahun terakhir, lereng yang panjangnya sekitar 64 kilometer itu semakin melebar sekitar 5 cm per tahun. Peningkatan itu kemungkinan disebabkan kamar magma yang semakin membesar di bawah permukaan.

Dengan adanya peningkatan  lebar lereng gunung, bisa menjadi isyarat bahwa ancaman letusan gunung mungkin segera terjadi. Gunung Uturuncu meletus terakhir kali sekitar 300.000 tahun lalu. Berdasarkan skala waktu geologis, percepatan inflasi selama 20 tahun tidak menjadikan aktivitas gunung tersebut mencapai level kritis.

Lagi

TARSIUS YANG SUKA TERSENYUM.

1 Komentar

Binatang bertubuh mungil kalau boleh dibilang imut-imut dengan mata bulat besar dan tinggal di sebuah pulau vulkanik yang terpencil di Indonesia itu adalah anggota terbaru daftar merah ( Red List ) yang perlu mendapat perhatian kita semua. Dalam daftar yang dirilis setiap tahun oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam, daftar merah untuk sebutan itu menyangkut keberadaan atas kelompok spesies yang sangat-sangat terancam punah dari kehidupan di muka bumi.

Spesies yang masuk kategori berisiko tinggi akan punah pada tahun 2011 itu di antaranya Tarsius yang mendiami Pulau Siau. Menurut situs GeoWeek, Tarsius itu juga dikenal sebagai Tarsius yang suka tersenyum karena wajahnya yang selalu sumringah. Keserakahan manusia atas nafsu berburu binatang,  merupakan ancaman nyata terhadap kehidupan Tarsius yang tidak bisa mengelak dari kejaran pemburu liar yang masuk ke dalam habitatnya di pedalaman hutan tropis Indonesia.

Lagi

PENYEBAB LETUSAN GUNUNG API ISLANDIA.

Tinggalkan komentar

Pada musim semi 2010, lalu lintas penerbangan udara komersial di beberapa wilayah Eropa terganggu selama beberapa pekan oleh ulah letusan gunung berapi Eyjafjoell di Islandia. Erupsi kedua yang terbesar segera memuntahkan debu dan batuan setinggi 9.150 meter ke udara, mengganggu hampir 100.000 penerbangan. Meskipun para ahli gunung berapi sudah memperkirakan terjadinya erupasi Eyjafjoell sejak awal tahun 1800 -an, letusan yang terjadi tahun lalu itu tetap mengejutkan kalangan ahli vulkanologi.

Gunung berapi dekat glasier di selatan Islandia meletus. Letusannya mengakibatkan semburan asap dan debu ke daerah sekitarnya. Minggu (21/03/2010), Pemerintah Islandia mulai mengevakuasi pemukiman warga di sekitar gunung tersebut. Dimulai setahun sebelum letusan, ketika para ahli selama beberapa bulan mengawasi dengan seksama semakin melebarnya panggul gunung, pembengkakan seperti itu menjadi isyarat bahwa erupsi semakin dekat. Awal 2010 kekuatan dan jumlah gempa semakin meningkat sebagai indikasi bahwa magma sedang bergerak memasuki celah-celah di bawah puncak gunung.

Lagi

GUNUNG API ISLANDIA MULAI STABIL.

1 Komentar

Kalangan ilmuwan Islandia meyakini aktivitas letusan gunung berapi Eyjaf-Jalla-Jokul akan segera stabil meskipun aktivitas gunung berpotensi mengganggu lalu lintas penerbangan sipil. Berdasarkan penelitian debu vulkanik yang berada di atas ketinggian 3 kilometer akan terus terbawa angin barat menuju wilayah udara benua Eropa.

Kalangan ilmuwan Islandia sejauh ini telah mengevaluasi kandungan debu vulkanik yang telah berkurang cukup signifikan Jumat 23/4/10. Para pakar yang memantau perkembangan gunung berapi Eyjaf-Jalla-Jokul dalam 24 jam terkahir mengungkapkan, letusan semakin reda dan diprediksi aktivitas gunung tersebut akan segera stabil.

Lagi