Beranda

TEKNOLOGI AROMATIK BUAT MAKANAN ENAK YANG SEHAT.

Tinggalkan komentar

Rasa enak makanan adalah persepsi otak, bukan karena tambahan gula, garam, dan lemak. Karena itu, untuk menjadikan makanan tetap enak, tetapi rendah gula, garam, dan lemak yang memicu banyak persoalan kesehatan, sejumlah ilmuwan dari Pusat Studi Rasa dan Makanan ( CSGA ) Perancis mencoba mengisolasi sejumlah molekul aromatik alami. Keberadaan molekul aromatik itu akan menipu otak manusia sehingga makanan rendah gula, garam, dan lemak akan tetap terasa enak, ” kata Thieery Thomas-Danguin dari CSGA kepada sciencedaily.com, Senin ( 22 Agustus 16).

Lagi

KONSUMSI KENTANG TINGKATKAN RISIKO HIPERTENSI.

Tinggalkan komentar

Kentang meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Mereka yang makan lebih dari 4-5 porsi kentang per minggu, 11 kali lebih mungkin terkena hipertensi dibandingkan yang mengonsumsi kurang satu porsi sebulan. Penggantian satu porsi kentang panggang, rebus, ataupun tumbuk dengan satu porsi sayur tanpa ada tepung menekan 7 persen risiko hipertensi. Namun, riset yang dipimpin Lea Borgi, ahli penyakit dalam di Rumah Sakit Brigham and Women’s Boston, Amerika Serikat dan dipublikasikan di British Medical Journal, Selasa ( 17/5 ), belum menemukan hubungan kentang dan tekanan darah.

Lagi

PENYEMAIAN AWAN AGAR LANGIT CERAH.

Tinggalkan komentar

Untuk menyambut Hari Buruh 1 Mei kemaren, Pemerintah Rusia mengalokasikan dana sebesar 1,82 juta dollar AS ( Rp 17,3 miliar ) untuk mendapatkan cuaca yang sempurna. Laman upi.com, melaporkan, dana sebesar itu untuk membiayai teknologi penyemaian awan. Tujuannya, memastikan langit akan biru dan cuaca terang di atas Moskwa, ibu kota Rusia, pada 1 Mei 206, sehingga peringatan Hari Buruh Internasional dan perayaan Hari Raya Paskah Ortodoks berjalan sesui rencana.

Lagi

GANGGUAN JANTUNG PADA KAUM MUDA.

Tinggalkan komentar

WASPADA PADA USIA PRODUKTIF.

Serangan penyakit jantung kian mengarah ke kalangan muda usia. Hampir 50 persen orang dengan gangguan jantung berusia 30-50 tahun. Konsumsi makanan yang tidak sehat, jarang berolahraga, dan kebiasaan merokok menjadi faktor risiko utama. ” Angka kematian akibat penyakit jantung pada usia di bawah 60 tahun lebih dari tiga juta, ” kata Pelaksana Tugas Dirjen Pengendalian Penyakit ( PP & PL ), kementerian Kesehatan Agus Purwadianto, saat membuka seminar Hari Jantung Sedunia 2014 di Jakarta, Selasa ( 7/10 ).

Hal ini diprediksi makin meningkat pada 2030. Jika tidak diatasi, bisa memengaruhi bonus demografi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013, proporsi penduduk usia 15 – 40 tahun dengan kebiasaan mengonsumsi makanan/minuman manis melebihi batas ideal mencapai 52,9 persen, makanan berlemak 40,7 persen, dan makanan asin 26,3 persen. Idealnya, konsumsi gula dalam sehari hanya 50 gram atau setara empat sendok makan, untuk natrium atau garam 2.000 miligram atau satu sendok teh, dan lemak tak boleh lebih dari 67 gram atau setara empat sendok makan. Lagi

GARAM GANDAKAN RISIKO SERANGAN JANTUNG.

Tinggalkan komentar

Pola makan tinggi gula memicu diabetes, sedangkan tinggi garam meningkatkan tekanan darah yang bisa memicu penyakit jantung. Namun, ternyata diet tinggi garam juga meningkatkan risiko penyakit jantung pada penderita diabetes. Studi di Jepang yang melibatkan 1.600 penderita diabetes berusia 40-70 tahun yang dipantau delapan tahun menunjukkan, responden yang mengonsumsi natrium 6 gram per hari berisiko dua kali lebih besar terkena penyakit jantung, dibandingkan pengonsumsi natrium 2,8 gram per hari.

Lagi

POTASIUM KURANGI TEKANAN DARAH TINGGI.

Tinggalkan komentar

Konsumsi potasium 3-4 gram per hari menurunkan tekanan darah tinggi pada orang dewasa. Konsumsi potasium juga menurunkan risiko stroke  pada orang dewasa hingga 24 persen. Demikian penelitan para ilmuwan di Program Pangan dunia PBB ( WFP ), Imperial College London dan Warwick Medical School.

Lagi

INGIN MENCICIPI STEAK.

Tinggalkan komentar

Anda yang terbiasa makan di warung tegal, padang atau restoran cepat saji, barangkali sudah pernah dengar yang namanya steak. Boleh jadi saat lidah kita sudah familiar dengan rasa makanan khas Indonesia, tiba-tiba kata steak muncul di tengah-tengah makanan asli Indonesia itu. Tentu saja kedatangan steak dari belahan dunia sana, ditanggapi dengan berbagai cara.

Ada yang langsung kepincut ada yang masih pikir-pikir dulu untuk mencoba apa itu rasa steak?  Kini steak tampaknya sudah menjadi bagian santapan sehari-hari yang bisa kita pesan di restoran. Steak bisa dimasak dengan cara tradisional ala Indonesia, maupun gaya khas dari negara asalnya sana. Tengok saja olahan berbahan baku daging sapi ini akan mengundang selera makan jika dimasak dengan benar.

Lagi

Older Entries