Beranda

WARGA BANGKOK MENELEPON PHINYO PUKPHINYO UNTUK MENANGKAP ULAR.

Tinggalkan komentar

Para petugas pemadam kebakaran Phinyo Pukphinyo di Bangkok, Thailand, belakangan sibuk luar biasa. Namun, mereka bukan sibuk memadamkan rumah atau kantor yang mengalami kebakaran. Mereka malah sibuk menerima permintaan dari masyarakat untuk menangkap ular.

Belakangan ini, ular menjadi masalah yang dihadapi warga kota Bangkok. Jumlah ular yang masuk ke rumah-rumah penduduk di Bangkok meningkat. Hal ini terjadi diduga akibat perkembangan kota yang pesat sehingga jumlah penduduk mencapai 10 juta jiwa.

Lagi

PENELITI SERUKAN PERLINDUNGAN PADANG LAMUN.

Tinggalkan komentar

Lebih dari 100 peneliti dari 28 negara mendesak adanya aksi global untuk melindungi padang lamun. Lamun ( seagrass ) berbeda dari rumput laut ( seaweed ), ialah tumbuhan berbunga yang membentuk hamparan rapat di bawah air pada perairan dangkal. Tumbuhan itu jadi tempat tinggal dan makanan untuk beragam jenis hewan, termasuk ikan, mamalia laut, dan burung.

Lagi

PERUBAHAN IKLIM UBAH HABITAT BURUNG.

3 Komentar

Penelitian menggunakan model pemrediksi populasi spesies selama 30 tahun ( 1980-2010 ) dan data dari ribuan sukarelawan pencinta burung menunjukkan, perubahan iklim mengubah habitat burung di Eropa dan Amerika Serikat. Peningkatan suhu itu menguntungkan sebagaian spesies karena membuat mereka mampu meningkatkan populasi dan memperluas jangkauan. Namun, sebagian lain justru dibuat tidak nyaman dengan habitat aslinya.

Lagi

SATWA LIAR DAN EKOSISTEM JUGA TERDAMPAK EL NINO.

Tinggalkan komentar

El Nino yang berlangsung sejak Maret hingga akhir tahun nanti diprediksi yang terkuat selama lebih dari 10 tahun terakhir. Fenomena cuaca akibat memanasnya suhu muka laut di khatulistiwa Samudra Pasifik bagian tengah dan timur itu memicu kekeringan di sejumlah negara dan banjir di negara lain. Selain berdampak pada ketersediaan pangan dan ekonomi sejumlah negara, El Nino juga berdampak pada kehidupan berbagai satwa liar dan ekosistem.

Seperti dilaporkan dw.com, Jumat ( 31/7 ), kekeringan di Australia mengganggu penangkaran penyu hijau dan perubahan populasi itik. Sementara itu, di Kepulauan Galapagos, Ekuador, meningkatnya curah hujan menguntungkan sejumlah spesies invasif, seperti semut api dan katak pohon. Kedatangan sejumlah satwa pendatang juga mengancam keberlangsungan satwa asli, terutama sejumlah burung laut seperti burung kaki biru alias Sula nebouxii, pelikan coklat, dan burung pergat yang kekurangan makanan dan bertelur sedikit.

Lagi

DATARAN DI DASAR LAUT CUKUP UNIK.

Tinggalkan komentar

Dalam sebuah ekspedisi pada 1872, para kru kapal HMS Chalengger mencoba mengukur kedalaman dengan menggunakan tali yang diberi beban dan diturunkan sampai menyentuh dasar laut. Cara pengukuran yang sederhana ini menunjukkan adanya dataran luas di dasar laut dengan ketiadaan bentang alam. Penelitian berikutnya mengonfirmasi penemuan Chalengger tersebut.

Lagi

RUANG JELAJAH BURUNG ROBIN BERKURANG.

Tinggalkan komentar

Foto yang diterbitkan Badan Kehidupan Liar dan Perikanan Amerika Serikat, Selasa ( 9 / 9 ), menunjukkan, burung robin Amerika. Penyempitan ruang jelajah separuh lebih dari 588 jenis burung di Amerika Utara akan terus bertambah secara signifikan.

Lagi

IKAN BERTANDUK, BURUNG KAKATUA DAN KELINCI MAKAN LUMUT LAUT.

Tinggalkan komentar

Cukup banyak spesies ikan tropis yang bermigrasi ke kutub memperbanyak rentang habitatnya. Begitu memperluas habitatnya, ikan-ikan itu dengan sendirinya menyerbu kelp, sejenis lumut yang berada di dasar laut dan padang rumput laut yang merupakan sumber makanan. Di wilayah tropis, ikan pemakan tumbuhan tersebut merupakan bagian penting dari ekosistem.

Dalam wilayah bertemperatur sedang, perusakan rumput laut yang masif  bisa membahayakan ekosistem, bahkan bisa berakibat fatal. Ikan-ikan unicorn ( ikan bertanduk ), ikan burung kakatua ( karena badannya berwarna-warni ), dan ikan kelinci adalah tiga jenis ikan yang menjadi penyebab. Jika ketiga jenis ikan ini jumlahnya kian banyak, perusakan padang rumput laut akan merusak karang dan mengubah ekologi laut.

Lagi

Older Entries