Beranda

BERLATIH FISIK TAK PERLAMBAT GANGGUAN KOGNITIF.

Tinggalkan komentar

Latihan fisik intensitas sedang sampai tinggi ternyata tidak memperlambat penurunan kognitif pada orang lanjut usia denga demensia. Dalam studi yang dipublikaksikan British Medical Journal disebutkan, progam latihan memperbaiki kebugaran fisik itu tak dianjurkan sebagai pilihan terapi memperbaiki kognitif penyandang demensia. Studi tim peneliti dari Inggris itu melibatkan 494 penyandang demensia ringan sampai sedang berusia rata-rata 77 tahun di Inggris.

Lagi

AIR MENGANDUNG LITIUM TEKAN RISIKO DEMENSIA.

Tinggalkan komentar

Mengonsumsi air berkadar litium tinggi menekan risiko demensia. Litium ditemukan di air ledeng. Demikian hasil studi Universitas Copenhagen, Denmark, melihat rekam medis 73.731 orang Denmark dengan demensia dan 733.653 orang tanpa penyakit itu. Air ledeng diuji di 151 area di Denmark.

Lagi

CEGAH DEMENSIA DENGAN GAYA HIDUP SEHAT.

1 Komentar

Sepertiga kasus demensia bisa dicegah dengan menjaga kesehatan otak melalui gaya hidup sehat. Sementara 65 persen pemicu demensia berada di luar kendali seseorang. Gaya hidup sehat akan membentuk cadangan kognitif, yaitu penguatan jaringan otak sehingga jaringan tetap berfungsi meski rusk.

Gill Livingston dari Universitas College London, Inggris, menyebut sembilan faktor risiko pemicu demensia yang bisa dicegah, yakni gangguan pendengaran saat muda, tidak lulus pendidikan menengah, merokok, tak mendapat pertolongan awal saat depresi, kurang gerak, kurang bersosialisasi, tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes tipe 2.

Lagi

MARIYUANA BISA MEMBANTU KERJA OTAK.

Tinggalkan komentar

Mariyuana dipercaya bisa mengurangi kemunduran kemampuan otak yang terjadi seiring pertambahan usia. Kesimpulan itu didapat tim ilmuwan dari Universitas Bonn dan The Hebrew University of Jerusalem dengan uji coba ke tikus tua yang menampilkan hasil kerja otak layaknya berusia dua bulan. Terapi berpotensi diuji mengobati demensia, seperti dipublikasikan di jurnal Nature Medicene.

Lagi

KIMIA DARAH BISA PREDIKSI PENURUNAN FUNGSI OTAK.

Tinggalkan komentar

Analisis terhadap 1.129 jenis protein pada 200 orang kembar menunjukkan kandungan kimia darah bisa mendeteksi penurunan fungsi otak yang memicu penyakit otak, seperti alzheimer dan demensia. Mereka yang fungsi otaknya menurun cenderung punya kadar protein MAPKAP5 lebih rendah pada darahnya. Institut Penuaan Nasional Departemen Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan Amerika Serikat menyebut demensia sebagai  gangguan otak yang berdampak pada komunikasi dan aktivitas harian.

Lagi

KELEBIHAN BERAT BADAN KURANGI RISIKO DEMENSIA.

Tinggalkan komentar

Tubuh kurus atau berat badan kurang pada usia paruh baya ternyata berdampak buruk pada kesehatan otak. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di jurnal The Lancer Diabetes and Endocrinology, Jumat ( 10/4 ), mereka yang kekurangan berat badan di usia lebih dari 40 tahun rentan menderita demensia atau pikun lebih tinggi 34 persen pada 15 tahun berikutnya. Ini dibandingkan dengan yang berat badannya normal atau bahkan kegemukan.

Lagi

PENGGUNAAN HEWAN UJI DISOROT AKTIVIS.

Tinggalkan komentar

Penggunaan hewan uji dalam riset kepikunan alias demensia di laboratoriom disorot para pendukung kesejahteraan hewan. Mereka mendorong penggunaan hewan uji diganti cara lain, misalnya pemindaian otak atau studi pertumbuhan sel yang diambil dari pasien.

Eksperimen bertahun-tahun menggunakan hewan uji tak membawa temuan terapi baru. Dr. Gillian Langley, peneliti yang juga konsultan badan amal kesejahteraan hewan, Humane Society International, menilai, para ilmuwan selama ini sudah berlebihan mengandalkan hewan uji. ” Riset kesehatan dalam titik nadir, ” kata Langley kepada BBC News, Selasa ( 20/5 ).

Lagi

Older Entries