Beranda

DNA MANUSIA PURBA BISA DIDAPAT DARI DEBU. DI GOA.

Tinggalkan komentar

Rekonstruksi sejarah manusia kini dapat dilakukan dengan menjejaki DNA ( deoxyribo nucleic acid ) dari debu, tidak harus dari sisa telulang. Temuan tersebut dimuat dalam jurnal Science, Kamis ( 27/4 ). ” Banyak goa dengan temuan peralatan dari batu, tetapi ada sisa-sisa tulang, ” ujar Matthias Meyer, ahli genetika Evolutionary Anthropology pada Max Planck Institute di Leipzig, Jerman, penulis rekan dalam laporan itu.

Lagi

TRADISI RABU ABU SAMBUT PASKAH.

1 Komentar

Rabu Abu yang jatuh pada Rabu ( 18/2 ) silam tradisi Kristen merupakan awal puasa 40 hari yang akan diakhiri dengan Paskah. Saat Rabu Abu, umat pergi ke gereja dan pastor atau pendeta memberikan abu di dahi mereka. Tanda abu berbentuk salib ini dimaksudkan sebagai pengingat bahwa manusia berasal dari abu dan nantinya kembali menjadi abu.

Lagi

POLUSI UDARA TINGKATKAN RISIKO AUTISMA.

Tinggalkan komentar

Anda sedang hamil ? Hati-hati dengan paparan polusi udara. Penelitian Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard, Amerika Serikat, menunjukkan, wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi memiliki jumlah anak penyandang autisma berlipat ganda dibandingkan wilayah dengan tingkat polusi udara rendah.

Selama ini, penyebab autisma yang sudah diketahui adalah faktor keturunan. ” Sejumlah bukti riset menunjukkan ibu yang terpapar polutan udara akan meningkat risikonya untuk memiliki anak dengan gangguan spektrum autisma, ” kata pimpinan penelitian, Marc Weisskopf, Kamis ( 18/12 ). Mekanisme pasti bagaimana polutan udara menimbulkan autisma belum diketahui pasti.

Lagi

AIR DI BULAN BERASAL DARI ANGIN MATAHARI.

Tinggalkan komentar

Setelah perdebatan bertahun-tahun, air di Bulan dipastikan ada. Air itu terjebak pada bebatuan Bulan meskipun permukaan Bulan lebih kering dari gurun pasir di Bumi. Adanya air di Bulan diharapkan dapat menopang kehidupan di Bulan atau mendukung misi manusia ke Mars suatu saat nanti. Lalu, dari mana air di Bulan berasal ?

Penelitian ahli kosmokimia dari Museum Sejarah Alam Nasional di Paris, Perancis, Alice Stephant, dan rekan yang dipublikasikan daring di Proceedings of the National Academy of  Science pada Senin ( 6/10 ) menunjukkan bahwa air itu berasal dari angin Matahari. Angin Matahari adalah aliran partikel energetik yang bersumber dari ledakan di Matahari. ” Tak ada tanda-tanda air tersebut berasal dari batuan meteroit atau komet seperti dugaan selama ini, ” kata Alice kepada space.com, Rabu ( 8/10 ).

Lagi

KARAKTER DEBU ANTARIKSA TERIDENTIFIKASI.

Tinggalkan komentar

Untuk pertama kali, para ahli meneliti debu antariksa yang dibawa pulang wahana milik NASA, Stardust. Dengan mengetahui komposisi debu antarbintang, mereka berharap bisa menjelaskan asal-usulnya. Stardust dilucurkan pada 1999 untuk mengumpulkan partikel debu Komet 8IP / Wild atau Wild 2 dan kapsulnya kembali ke Bumi pada 2006.

Sebagian debu dikumpulkan dari komet itu, sebagian berasal dari aliran debu antarbintang dari berbagai bintang di Galaksi Bimasakti. Debu antarbintang rata-rata berukuran 0,4 per sejuta meter, berasal dari proses evolusi bintang mulai dari kelahiran hingga kematian bintang yang terlempar ke ruang antarbintang. Lalu mengalami kondensasi jadi batuan kecil dingin, dan membentuk lingkungan kosmik kini.

Lagi

INGIN PUNYA KULIT SEHAT.

2 Komentar

Sudah sering kita dianjurkan minum air putih  yang banyak agar tubuh selalu sehat. Anjuran ini ada benarnya juga mengingat sekitar 60 persen tubuh manusia dewasa  terdiri dari air.  Namun demikian jumlah air yang ada dalam tubuh manusia tergantung pada pada usia.

Semakin tua usia manusia,  persentase air dalam tubuh juga makin berkurang. Karena pentingnya air dalam tubuh, maka menjaga tubuh agar selalu terhidrasi  menjadi sangat penting karena memiliki pengaruh yang cukup besar pada kesehatan termasuk kulit. Artinya kita harus mengusahakan kulit sehat dengan banyak minum air putih.

Lagi

KARYA SENI TERTUA AMERIKA DITEMUKAN.

Tinggalkan komentar

Beberapa waktu lalu seorang pemburu fosil menemukan sepotong tulang di dekat Pantai Vero, Florida. Potongan tulang itu lalu dia simpan di bawah tempat cuci piring di dapur rumahnya. Selama beberapa tahun potongan tulang berbalut pasir dan debu itu tetap aman tersimpan tanpa ada satu pun anggota keluarganya yang berani mengusiknya kecuali sang pemburu fosil itu.

Sampai suatu hari pemburu fosil itu meneliti kembali tulang yang ditemukannya itu. Dalam pengamatannya, ia melihat ada tanda yang menarik di tulang itu, seperti gambar seekor gajah purba ( mammoth ) , hewan yang telah lama punah dari muka bumi. Karena tidak begitu faham arti guratan mirip mammoth pada tulang itu, pada tahun 2009 ia meminta para peneliti memeriksa tulang tersebut.

Lagi

Older Entries