Beranda

BUNGA BANGKAI ASAL SUMATERA SIAP MEKAR JELANG PERAYAAN HALLOWEEN.

Tinggalkan komentar

Tepat menjelang perayaan Halloween tahun ini, publik Hanover, New Hampshire, Amerika Serikat, bakal dihadiahi momen mekarnya bunga Rafflesia arnoldi. Bunga yang dinamai Morphy itu menarik perhatian publik setempat karena aroma busuknya. Warga menyebut mekarnya bunga itu adalah kesempatan untuk mencium bau seperti gambaran bau daging busuk.

Bunga itu adalah koleksi rumah kaca Dartmouth College yang didatangkan dari Pulau Sumatera, Indonesia. Di Dartmouth College, tanaman ini dihiasi dengan kelelawar, laba-laba, dan lengan yang menjangkau keluar dari tanah, memegang tanda yang bertuliskan, ” Tolong aku!. Pada Jumat ( 26/10/2018 ), tinggi bunga itu sudah mencapai 1,81 meter.

Lagi

RITUAL KUTKOT SUKU MANGYANGS.

Tinggalkan komentar

Bila kita menggali harta karun boleh jadi akan menemukan harta yang terpendam selama puluhan tahun. Tapi apa jadinya bila kita membongkar peti mati yang berisi jenazah manusia yang telah terkubur selama 1 tahun, tentunya membuat ngeri bagi orang yang melihatnya. Tapi tidak demikian dengan adat kebiasaan masyarakat Suku Mangyans di Pulau Mindoro Philipina. Mereka tidak jijik melihat tulang belulang manusia yang masih menyisakan daging busuk berikut rambut yang masih menempel di tengkorak, sebab yang mereka bongkar adalah makam kerabat yang dicintainya.

Kendati pun tulang belulang telah hancur yang menyisakan serpihan daging busuk, pakaian yang melekat pada jenazah masih utuh. Inilah adalah bagian tradisi unik Suku Mangyans di Pulau Mindoro dalam melaksanakan sebuah upacara ritual yang disebut Kutkot. Dalam upacara adat ini warga menggali jasad orang yang dicintai dari dalam kubur dan mendandani jasad tersebut seperti layaknya mendandani manusia.

Lagi

KADAL RAKSASA ADA DI FILIPINA.

Tinggalkan komentar

Masih ingat dengan kadal? Barangkali kadal yang hidup di sekitar tempat tinggal kita, sudah biasa kita lihat setiap hari. Mereka sering ada di halaman rumah, merayap pohon di pekarangan rumah bahkan berkeliaran di areal persawahan. Itu kadal biasa tapi bila ada ada kadal raksasa barangkali orang akan terkejut dan bahkan takut. Boleh saja orang takut tapi tidak demikian halnya dengan kadal raksasa satu ini, yang hidup di hutan Filipina.

Orang menyebut reptil yang masuk dalam keluarga besar kadal dengan panjang sekitar dua meter telah ditemukan di Filipina. Menurut situs BBC News Rabu ( 7/4/10 ) yang  dilansir Kompas, menyebutkan reptil raksasa dengan kulit kuning, biru dan hijau terang itu ditemukan di kawasan hutan pegunungan Sierra Madre Filipina. Pengamatan oleh tim ahli binatang melata, reptil raksasa ini lalu diberi nama Varanus Bitatawa ternyata hanya makan buah-buahan.

Lagi