Beranda

MIKROBA DI MAYAT BISA PREDIKSI WAKTU KEMATIAN.

Tinggalkan komentar

Selama ini, penghitungan waktu kematian manusia melalui serangga di fase awal dan akhir pembusukan jasad. ” Teknik tergantung suhu, cuaca, dan lokasi, ” tulis tim peneliti yang dipimpin Nathan Lents dari Jay College, University New York, Amerika Serikat, Kamis ( 11/12 ). Kini, waktu kematian bisa dideteksi lebih akurat dengan nekobioma, mikroba pada pembusukan jasad.

Lagi

Iklan

INSPIRASI TETAPI LUKA BAKAR DARI BUSA KATAK MINI.

Tinggalkan komentar

Busa yang dihasilkan katak mini, Tungara ( dari Trinidad ),untuk melindungi telurnya menginspirasi para peneliti media. Busa pelindung dari pemangsa, cuaca, dan bahaya lain itu bisa membantu penyembuhan pasien dengan infeksi luka bakar. Caranya, gelembung-gelembung kecil berbahan enam protein itu melindungi kulit yang rusak, dimana terapi obat penyembuh jaringan kulit yang diberikan tak akan merusak kesehatan sel.

Lagi

TANAH BERPOTENSI MELEPAS EMISI LEBIH BANYAK.

1 Komentar

Selama ini diketahui, penguraian sampah di dalam tanah melepas emisi ke atmosfer sehingga  berkontribusi pada perubahan iklim. Namun, riset terbaru pada jurnal Nature menyebutkan, mikroba di daerah  tertentu bisa mereduksi. Bahkan bisa menghilangkan terlepasnya karbon dioksida ( CO 2 ) dari tanah.

Sebagia lain justru melepas emisi  lebih banyak.  Ide kuncinya adalah uji coba perilaku mikroba pada kenaikan panas memakai  tanah yang dikumpulkan dari tingkatan panas berbeda. Mulai dari Antartika  hingga  hutan tropis di Amazon.

Lagi

RAHASIA KUPU-KUPU RAJA TERBONGKAR.

Tinggalkan komentar

Migrasi tahunan kupu-kupu Raja ( Monarch ) sangat mengagumkan. Setiap musim gugur tiba, binatang rapuh ini terbang sejauh 4.800 kilometer dari wilayah timur Amerika Serikat dan Kanada ke hutan-hutan di Oyamel, Meksiko.  Kupu-kupu raja menghabiskan musim dingin di hutan tersebut karena hutan itu dipenuhi pohon-pohon fir ( sejenis cemara ) yang membuat kupu-kupu terlindungi.

Lokasi ini tempat singgah sebelum kupu-kupu itu terbang kembali ke arah utara pada musim semi. Para ilmuwan sebelumnya berpikir bahwa kupu-kupu Raja itu melakukan perjalanan jauh setiap tahun dengan menggunakan navigasi seperti binatang lainnya, yaitu melalui posisi Matahari.

Lagi

POLUSI UDARA BISA BERDAMPAK PADA IKLIM.

1 Komentar

Tingkat polusi udara yang tinggi di Asia berpengaruh pada pola cuaca dan iklim di dunia. Polusi, khususnya dari China masuk ke dalam lapisan atas atmosfer dan membentuk formasi awan. Akibatnya bisa menimbulkan intensitas badai dan topan.

Menurut penelitian yang dikeluarkan Universitas Texas A & M di Amerika Serikat, sebagian besar polusi udara di China datang dari pembangkit listrik bertenaga batubara dan emisi kendaraan bermotor di sejumlah kota, seperti Beijing. Para peneliti menemukan bahwa di sejumlah lokasi seperti itu, tingkat polusi udara mencapai 100 kali lebih tinggi daripada standar kebersihan udara yang direkomendasikan oleh WHO.

Lagi

WASPADA PUTING BELIUNG SAAT TRANSISI MUSIM.

Tinggalkan komentar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengingatkan perlunya kewaspadaan datangnya puting beliung pada masa transisi musim kemarau ke musim hujan saat ini. Puting beliung tidak dapat diprediksi dan merusak wilayah dengan radius sekitar 2 kilometer. Akumulasi awan yang terjadi di Jawa bagian barat, kemudian diperkirakan ke wilayah Jawa bagian tengah dan timur.

Puting beliung harus terus diwaspadai, kata kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meterologi, Klimatalogi dan Geofisika ( BMKG ) Mulyono R Prabowo, Rabu ( 23/10 ), di Jakarta. Seminggu terakhir, puting beliung menerjang Grobogan, Bandung Barat, Sukabumi, Tasikmalaya, Cianjur, Banyumas, Jember, Garut, dan Semarang. ( NAW ).

JAHE MERAH MENGUSIR ANGIN.

Tinggalkan komentar

Sehat memang tidak harus mahal jika orang tahu cara dan menyiasatinya. Sudah sering diedukasi, bahwa pola hidup sehat adalah cara sederhana dan ampuh lagi murah demi mendapatkan kesehatan yang prima. Salah satunya mengatur pola makan sehat.

Selain mengatur pola makan sehat yang tidak boleh dilupakan adalah pemilihan bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari agar sedapat mungkin alami bebas dari zat pengawet yang mengandung unsur kimia. Alami artinya tanpa bahan tambahan pada makanan. Tujuannya untuk mengurangi risiko penumpukan berbagai penyakit yang dibawa oleh unsur bahan-bahan sintetis tersebut.

Lagi

Older Entries