Beranda

POLUSI CAHAYA BANTU PENYEBARAN VIRUS WEST NILE.

Tinggalkan komentar

Virus West Nile pertama ditemukan di pantai timur Amerika Serikat tahun 1999 dan butuh beberapa tahun sebelum menyebar di semua negara. Studi terbaru dipaparkan pada pertemuan Society for Integrative and Comparative Biology di AS menyebut, penyebaran virus lewat gigitan nyamuk itu mendapat bantuan dari polusi cahaya. Burung-burung terinfeksi West Nile terbang dua kali lebih jauh saat terpapar cahaya malam.

Lagi

PERANGKAT ELEKTRONIK MENGGANGGU JAM BIOLOGIS.

Tinggalkan komentar

Membaca buku pada perangkat elektronik yang memancarkan cahaya sebelum tidur malam bisa memengaruhi kesehatan, kewaspadaan, dan mengganggu jam biologis. Riset dilakukan peneliti di Brigham and Women’s Hospital, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, dengan membandingkan pengaruh biologis membaca buku elektronik dengan buku cetakan sebelum tidur. Hasil riset dipublikasikan dalam Proceeding of the National Academy of Science, 22 Desember 2014.

Lagi

TEKNIK OPTOGENETIK BANTU PEMULIHAN PASIEN STROKE.

Tinggalkan komentar

Selama ini terapi bagi penderita stroke memakai obat-obatan untuk menormalkan kerusakan otak akibat matinya sel-sel otak. Namun, terapi harus cepat dilakukan sesaat setelah kena stroke. Tim Sekolah Kedokteran Universitas Stanford, AS, menemukan metode agar terapi bisa lebih lama hingga beberapa bulan sesuai serangan stroke. Metode yang digunakan menangani penderita stroke adalah teknik optogenetik.

Teknik ini dilakukan dengan mengirim cahaya ke otak memakai serat optik untuk mengaktifkan sel otak yang sudah direkayasa genetik guna guna merespon cahaya. Metode itu akan meningkatkan senyawa kimia yang memengaruhi pembentukan koneksi baru di antara sel otak dan merangsang koneksi di antara neuron. Neuron sendiri adalah sel penyimpan dan pengirim informasi yang ada di korteks motor ( bagian otak yang bertanggungjawab pada gerakan sukarela ).

Lagi

MAKHLUK ANEH DI LAUT DALAM.

2 Komentar

Kompetisi di bidang ini ( makhluk teraneh di laut dalam ) sangat ketat. Beragam ikan aneh dan sejumlah makhluk hadir di zona tengah malam ( midnight zone ) area yang ada di semua samudra di seluruh dunia.  Meski demikian kandidat yang paling diperhitungkan adalah anglerfish, ikan di laut dalam yang bentuknya aneh.

Ikan ini memiliki kaitan di ujung dahinya. Menurut situs Geo Week dalam paparan mingguannya, disebut zona tengah malam, karena kegelapannya. Zona itu terletak di kedalaman 1,000 sampai 4.000 meter di bawah laut. Sejumlah makhluk laut bisa bertahan hidup di zona yang tak tersentuh sinar matahari itu, tetapi anglerfish bisa berkembang biak.

Lagi

MANUSIA MAMPU DETEKSI LEBIH DARI 1 TRILLIUN BAU.

Tinggalkan komentar

Hidung manusia diperkirakan hanya mampu mendeteksi sekitar 10.000 jenis bau. Namun, penelitian terbaru tim dari Universitas Rockefeller, New York, AS yang dipublikasikan di jurnal Science menunjukkan, manusia bisa membedakan lebih dari 1 trilliun bau. Kemampuan itu jauh lebih besar dibanding kemampuan mata yang mampu melihat sekitar 10 juta warna dan dan telinga yang mampu membedakan 500.000 jenis bunyi.

Hidung memiliki 400 reseptor penciuman dan mata punya 3 reseptor cahaya. Peneliti menguji penciuman responden terhadap aroma 128 jenis koktail yang mengandung molekul bau berbeda dari bau rumput hingga jeruk. Dengan mengekstrapolasi hasil penciuman para responden, peneliti memperkirakan manusia mampu membedakan lebih dari 1 trilliun bau.

Lagi

IKAN KELUARKAN WARNA NEON YANG UNIK.

4 Komentar

Para peneliti menemukan ikan mengeluarkan warna neon yang unik pada setiap jenis, seperti hijau, merah, dan oranye. Warna yang tak bisa dilihat ini dikeluarkan melalui perpendaran alami tubuh ( biofluorescence ) ikan-ikan itu.  Lebih dari 180 spesies ikan dari sedikitnya 50 keluarga dapat menyerap cahaya dan kembali mengeluarkannya dalam berbagai warna berbeda.

Hal ini dilaporkan PLoS ONE pada Nature.com ( 8/1/2014 ). Peneliti menggunakan kamera yang dilengkapi dengan filter warna kuning. ” Sepertinya mereka memiliki warna cahaya sendiri yang ditampilkan, ” kata John Sparks, kurator pada American Museum of Natural History di New York, Amerika Serikat, yang memimpin studi tersebut.

Lagi

MERKURIUS BISA DISAKSIKAN.

Tinggalkan komentar

Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari dan berukuran terkecil di antara delapan planet. Diameter Merkurius hanya 38 persen diameter Bumi, yakni 12.742 kilometer. Kalau dihitung jaraknya sekitar 12 kali jarak Jakarta-Banyuwangi. Merkurius mudah dilihat pada Selasa ( 30/7 ) karena berada di posisi terjauh nya dari Matahari.

Lagi

Older Entries