Beranda

PESAN DI MEDIA SOSIAL HARUS DICEK KEBENARANNYA.

Tinggalkan komentar

Jangan sembarangan mengikuti petunjuk yang tercantum di media sosial. Seorang pria asal Wuhan, China, membaca di medsos WeChat bahwa cara membersihkan paru-paru dari partikel polutan adalah dengan sengaja batuk selama lima menit setiap jam. Pria bernama keluarga Wang dan berusia 38 tahun itu bercerita kepada dokter, dirinya membaca pesan di medsos bahwa memaksakan diri untuk batuk saat asap kabut polusi memenuhi udara akan membersihkan saluran pernapasan dan paru-paru.

Lagi

SYAL MEMBANTU CEGAH SERANGAN ASMA.

Tinggalkan komentar

Hawa dingin bisa memicu serangan asma. Karena itu, datangnya musim dingin di belahan Bumi utara dan musim hujan di Indonesia membuat para pasien asma dianjurkan mengenakan syal untuk menutupi leher hingga bagian atas hidung. Bernapas di udara dingin dan lembab bisa membuat saluran udara menegang sehingga memicu asma pada 3 dari 4 pasien.

Lagi

VITAMIN D BISA BANTU MENCEGAH INFLUENZA.

Tinggalkan komentar

Vitamin D dari sinar matahari diketahui berfungsi mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh serta mendorong pertumbuhan dan pemeliharaan  kesehatan tulang, gigi, dan otot. Namun, tim peneliti dari Queen Mary University, London, Kamis ( 16/2 ), menunjukkan, vitamin D juga bisa mencegah influenza dan pilek dengan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap bakteri dan virus. Tim ini menguji pemberian suplemen vitamin D kepada 11.321 orang dalam 25 kelompok.

Lagi

BURUNG MAGPIE DOYAN ROKOK.

1 Komentar

Manusia merokok adalah hal biasa, baik di tempat umum atau di rumah. Namun, jika ada seekor burung merokok, ini baru sesuatu yang luar biasa. Karena dianggap luar biasa maka beritanya cepat menyebar kemana-mana.

Salah seorang warga Inggris yang penasaran dengan berita ini langsung mendatangi burung yang katanya hobi merokok. Benar juga ketika dirinya sampai ke sebuah jalan di kawasan Manchester, Inggris, burung itu sedang asyik ngemut sebatang rokok  yang terjepit di   paruhnya. Unik dan akan jadi berita, maka warga ini langsung mengambil fotonya.

Lagi

MENGENAL GEJALA GANGGUAN PENCERNAAN BAYI.

Tinggalkan komentar

Gangguan pencernaan banyak diderita bayi. Sekitar 55 persen dari populasi bayi kena satu gangguan pencernaan, seperti gumoh, kolik, dan konstipasi. Untuk itu, orangtua perlu mengenali sejumlah gejala itu.

” Orangtua perlu memantau apakah berat  badan bayi turun atau kerap demam dan batuk tetapi tidak flu. Itu gejala pencernaan bayi terganggu, ” kata Guru Besar Bidang Saluran Cerna Anak Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Prof Mohammad Juffrie dalam diskusi Pentingnya Kesehatan Pencernaan pada Bayi, Selasa ( 25 /11 ) di Jakarta. Gangguan saluran cerna bayi paling kerap terjadi ialah regurgitasi, kolik, dan konstipasi.

Lagi

PILEK DAN BATUK DATANG SAAT MUSIM PENGHUJAN.

Tinggalkan komentar

Musim hujan sudah datang di bumi Indonesia. Pak dan bu Tani senang karena sebentar lagi akan mengolah tanah sawah miliknya untuk tandur padi. Seiring hujan turun sekalipun tidak deras, kewaspadaan akan banjir patut disikapi sejak dini dengan tidak membuang sampah ke kali.

Air hujan yang turun dari langit membawa berkah setelah bumi bangkit dari matinya karena kemarau panjang dan kini siap disemai dengan bibit tanaman. Begitulah alam memberi pelajaran kepada manusia untuk tidak merusak lingkungan. Jika alam rusak bencana akan datang seiring datangnya musim hujan.

Lagi

JAHE MERAH MENGUSIR ANGIN.

Tinggalkan komentar

Sehat memang tidak harus mahal jika orang tahu cara dan menyiasatinya. Sudah sering diedukasi, bahwa pola hidup sehat adalah cara sederhana dan ampuh lagi murah demi mendapatkan kesehatan yang prima. Salah satunya mengatur pola makan sehat.

Selain mengatur pola makan sehat yang tidak boleh dilupakan adalah pemilihan bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari agar sedapat mungkin alami bebas dari zat pengawet yang mengandung unsur kimia. Alami artinya tanpa bahan tambahan pada makanan. Tujuannya untuk mengurangi risiko penumpukan berbagai penyakit yang dibawa oleh unsur bahan-bahan sintetis tersebut.

Lagi

Older Entries