Beranda

KEPALA XIAOHE BERDARAH KARENA DILEMPARI BATU.

Tinggalkan komentar

Sungguh keterlaluan kelakuan pengunjung sebuah kebun binatang di China ini. Bayangkan, hanya karena ingin menyaksikan seekor buaya bergerak, ada sekelompok pengunjung yang tega melempari hewan tersebut dengan batu. Alhasil, buaya malang itu harus dirawat karena kepalanya cedera.

Kepada media lokal, seperti dikutip globaltimes.cn, petugas kebun binatang Alam Liar China-Afrika, di Xiamen, Provinsi Fujian, itu mengatakan, sejumlah pengunjung melempari buaya sepanjang 5,8 meter yang bernama Xiaohe itu dengan batu pada Rabu ( 31/10/2018 ). Aksi melempari buaya dengan batu itu dilakukan oleh para pengunjung sambil mengambil foto. Yang lebih memprihatinkan lagi, sekelompok pengunjung tersebut buru-buru pergi setelah melihat Xiaohe yang memiliki berat 1.250 kilogram itu mengeluarkan darah dari kepalanya.

Lagi

CALON BESAN TERLIBAT TAWURAN.

Tinggalkan komentar

Prosesi pernikahan yang seharusnya membahagiakan berubah menjadi perkelaian dua keluarga di sebuah desa di Guangxi, Tiongkok selatan. Keluarga Lin dan keluarga Qi menikahkan anak mereka pada hari yang sama. Situasi memanas saat iring-iringan pengantin berpapasan di jalan dan tak ada yang mau mengalah.

Lagi

BENNO GEMAR MAKAN BENDA ANEH.

Tinggalkan komentar

Benno, anjing Belgian Malinois berusia 4 tahun, kerap bikin pusing pemiliknya, Larry Brassfield. Anjing kecil ini gemar makan benda aneh, seperti koin, mainan karet, batu, bahkan celana dalam pernah dimakannya. Melihat daftar barang aneh yang dimakannya, Benno mungkin mengira perutnya tahan peluru sehingga menyantap lebih dari 20 peluru.

Kegemaran makan benda aneh bukannya surut, bahkan Benno akhir April malam lalu, malah makan lagi peluru-peluru yang ditinggal pemiliknya dalam sebuah tas. ” Dia bertingkah seperti tak ada apa-apa sampai akhirnya muntah, ” kata Brassfield. Karena Benno makan peluru lagi, oleh Brassfield lalu dibawa ke dokter hewan dan dari foto sinar X terlihat ada sejumlah peluru.

Lagi

KARAKTER DEBU ANTARIKSA TERIDENTIFIKASI.

Tinggalkan komentar

Untuk pertama kali, para ahli meneliti debu antariksa yang dibawa pulang wahana milik NASA, Stardust. Dengan mengetahui komposisi debu antarbintang, mereka berharap bisa menjelaskan asal-usulnya. Stardust dilucurkan pada 1999 untuk mengumpulkan partikel debu Komet 8IP / Wild atau Wild 2 dan kapsulnya kembali ke Bumi pada 2006.

Sebagian debu dikumpulkan dari komet itu, sebagian berasal dari aliran debu antarbintang dari berbagai bintang di Galaksi Bimasakti. Debu antarbintang rata-rata berukuran 0,4 per sejuta meter, berasal dari proses evolusi bintang mulai dari kelahiran hingga kematian bintang yang terlempar ke ruang antarbintang. Lalu mengalami kondensasi jadi batuan kecil dingin, dan membentuk lingkungan kosmik kini.

Lagi

GEMPA BESAR DI MANTEL BUMI JADI MISTERI.

Tinggalkan komentar

Gempa besar berkekuatan 8,3 skala Richter di Laut Okhotsk, Rusia pada 24 Mei 2013 menyita perhatian seismolog dunia. Gempa yang guncangannya terasa hingga ke Jepang, ratusan kilometer dari pusat gempa, itu tercatat sebagai gempa terbesar yang pernah terjadi di mantel Bumi. Gempa ini berpusat di kedalaman 609 kilometer dari permukaan Bumi.

Thorne Lay, Guru Besar Ilmu Kebumian dari Universitas California, AS, Kamis ( 19/9 ), mengatakan, gempa dengan energi 35 megaton atau setara 2.800 kali bom Hiroshima itu terjadi akibat tekanan dan tumbukan antarlempeng kerak bumi. Gempa ini menghasilkan retakan terpanjang dalam sejarah, yaitu 180 kilometer.

Lagi

KERJA KERAS PETAMBANG BELERANG KAWAH IJEN.

2 Komentar

Waktu telah menunjukkan  pukul 02.00 dini hari. Serombongan petambang menuju Kawah Ijen dari Pal Tuding, Banyuwangi, Jawa Timur, Juli 2013 lalu. Saat itu hawa dingin Gunung Ijen sudah menyergap para petambang yang berjalan pelan menaiki punggung Gunung Ijen. Tentu saja hawa dingin bercampur suasana gelap sudah akrab dijalani para petambang, karena lokasi inilah sebagai satu-satunya mereka mencari nafkah dengan menambang belerang dari dasar Kawah Gunung Ijen.

Dengan tekad kuat berbekal sarung yang dibalutkan ke muka ala ninja Jepang dan mengenakan jaket seadanya, mereka mulai melangkah dari pos peristirahatan Pal Tuding. Kaki para petambang melangkah pelan menaiki punggung gunung menuju pos Pal Bunder yang berjarak sekitar 2 kilometer. Di pos Pal Bunder yang menjadi pos pemberhentian kedua menuju Kawah Ijen, para petambang  melepaskan lelah sejenak sebelum mulai mendaki lagi menuju bibir Kawah Ijen.

Lagi

MATA SAHARA DI BARAT MAURITANIA.

1 Komentar

Formasi batuan yang besar, melingkar dan multiwarna yang terletak di barat Mauritania, dikenal sebagai Mata Sahara. Lebar batuan ini sekitar 40 kilometer dan terdiri dari lapisan batu sedimen. Orang mengenalnya sebagai nama Struktur Richat.

Lagi

Older Entries