Beranda

MELATIH REIKI PASKA ATTUNEMENT.

Tinggalkan komentar

Attunement Kundalini Reiki level 1 angkatan ke-4 Minggu malam 17/01/2010 telah berlangsung dengan baik. Kepada peserta yang telah mendaftarkan diri, sehat bersama kundalini reiki mengucapkan selamat kepada :

1. Indiah Sari Kasmadi Jakarta Selatan.

2. Heri Nova Jombang Jawa Timur.

3. Kamaria Sei Asam Jambi.

4. Jatini Perum Kosambi Baru Jakarta Barat.

5. Agus Pitulas Perum Villa Pamulang Pondok Petir Depok.

6. Bambang Mulyatno Universitas Pancasila Jagakarsa Jaksel.

Lagi

ALAT PENGHEMAT AIR WUDLU.

2 Komentar

Apakah sudah sedemikian krisis bumi ini dari persediaan air? Barangkali tidak mengingat efek pemanasan global saat ini telah mencairkan gunung es di kutub selatan. Akibatnya gugusan pulau es hanyut menuju Selandia Baru. Tetapi  kalau krisis air sudah melanda suatu negara di daerah padang pasir bagaimana solusi untuk menghemat air?

Tentu saja semua orang wajib menghemat air untuk kebutuhan sehari-hari baik di rumah, sekolah, perkantoran, fasilitas umum dan tentu saja rumah ibadah. Kenapa rumah ibadah wajib menghemat air? Bukankah air diciptakan Tuhan guna memenuhi hajat hidup keseharian manusia untuk menyambung hidup dengan cara mengkonsumsi air minum setiap hari?

Lagi

AIR HEXAGONAL DENGAN INTI REIKI.

8 Komentar

Saat ini saudara kita yang sudah selesai menyelesaikan ibadah haji di tanah suci sudah mulai kembali ke tanah air Indonesia. Kita bisa menebak bagaimana kepulangan ibadah haji ini tentu banyak sekali bekal yang dibawa untuk oleh-oleh misalnya buah kurma, kismis dan yang tak kalah menarik adalah air zam-zam.

Air yang ada di bumi ini memang sudah disediakan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk kelangsungan hidup mahkluknya. Di manapun Anda berada tentu memerlukan air untuk hidup. Bagaimana kita bisa hidup tanpa air? Tengok saja sejarah Nabi Ibrahim ketika istrinya Siti Hajar berlari-lari di antara bukit Sofa dan Marfa hanya sekedar mencari air untuk anaknya Ismail yang menangis karena kehausan di tengah gersangnya padang pasir yang menyengat.

Lagi