Upaya baik seorang guru berbuah tuntutan. Seorang guru di sebuah sekolah di Shaoxing, China, dituntut membayar ganti rugi sebesar 20.000 yuan atau sekitar Rp 42 juta oleh orangtua seorang murid. Tuntutan tersebut diajukan karena mereka keberatan si guru memotong sebagian kecil rambut anak mereka.

Mengutip media lokal, laman globaltimes.cn, Rabu ( 12/8/2020 ), mengatakan, guru bermarga Wang itu sejatinya hanya ingin membantu si murid yang rambutnya kotor tertempel sisa permen karet. Tindakan itu pun, menurut Wang, dilakukan atas seizin murid tersebut. Namun, orangtua murid itu marah.

Seorang guru di sekolah pelatihan di Shaoxing, Provinsi Zhejiang, China Timur, memotong rambut siswa yang tertempel sisa permen karet di rambutnya. Tindakan ini tidak diterima orangtua murid bahkan menuntut guru itu membayar ganti rugi sebesar Rp 42 juta. Foto : Tangkapan layar video yang diposting di Sina Weibo.

Selain karena dilakukan tanpa persetujuan mereka, tindakan itu, sebagaimna kepercayaan di kampung mereka, baisa memengaruhi  bisnis keluarga. Namun, netizen di China mengkritik keras keluarga itu dan menyebut tuntutan yang mereka ajukan sebagai pemerasan.

Wang sendiri menegaskan, tidak akan memenuhi tuntutan orangtua murid itu.