Aliran listrik untuk 700 rumah penduduk desa kecil Chapelton di South Lanarkshire, Skotlandia, tiba-tiba padam, beberapa waktu lalu, seperti dilaporkan Upi.com dan situs berita harian The Scotsman. Warga pun melewatkan malam tanpa listrik. Kejadian itu menjadi buah bibir yang memiliki rasa humor di desa setelah seorang warga, Hazel Laughton, memohon maaf di grup Facebook warga desa.

Menurut dia, pemadaman listrik itu akibat ulah Ron, sapi jantan berusia empat tahun dari kandang peternakannya. Perempuan 35 tahun itu pertama kali menyadari listrik padam pada hari Kamis sekitar pukul 23.00. Listrik baru normal setelah petugas memperbaikinya keesokan hari pada pukul 04.00.

Seekor sapi jantan dengan yang gatal bokongnya secara tidak sengaja membuat ulah karena menggosokan bokongnya ke tiang listrik di desa itu. Akibat ulahnya itu, listrik tiba-tiba padam karena hubungan pendek listrik dengan daya 11.000 volt ampere. Listrik padam menyebabkan 700 rumah warga desa itu mati lampu. 

Keesokan harinya teknisi listrik segera memperbaiki aliran listrik yang terputus agar warga Desa Chapelton di South Lanarkshire, Skotlandia kembali menikmati listrik yang padam sejak pukul 23.00 waktu setempat.

Saat memberi makan sapi di kandangnya, suami Hazel, yakni Greg, mendapati trafo jatuh dari tiang listrik, tempat Ron sebelumnya terlihat menggesek-gesekkan bokongnya. Sambil meminta maaf, Hazel menulis, Ron yang lepas dari kandang ” menggosok-gosokkan bokongnya yang gatal ke tiang listrik sehingga kotak trafo jatuh ” dan ” senang karena selamat ” dari sengatan listrik 11.000 volt.

Hazel dan Greg lalu sepakat mengganti nama sapi itu menjadi ” Sparky ”

CAL.